Nama Ruth Ware tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pencinta genre triler dan misteri. Penulis terlaris versi New York Times ini selalu sukses membuat terpaku lewat plot yang intens dan atmosfer yang mencekam para pembacanya. Dalam sebuah sesi bincang-bincang virtual spesial Halloween di kanal YouTube Noura Publishing, Ruth Ware membagikan proses kreatif di balik karya-karya fenomenalnya. 

 

Inspirasi dari Pengalaman Nyata di Balik Ketegangan The It Girl

Ruth Ware mengungkapkan bahwa inspirasi terbesar novel The It Girl datang dari pengalaman pribadinya saat menjadi juri pengadilan di Inggris. Pengalaman tersebut membuatnya sadar betapa beratnya beban tanggung jawab dalam menentukan nasib seseorang di peradilan, serta bagaimana sebuah kesaksian bisa sangat subjektif.

Premis inilah yang dia sematkan pada karakter Hannah dalam The It Girl. Sepuluh tahun setelah kesaksian Hannah menjebloskan seorang pelayan kampus ke penjara atas pembunuhan sahabatnya, April, Hannah menyadari bahwa dia mungkin telah melakukan kesalahan fatal. Dengan gaya penceritaan dual timeline—sebelum dan sesudah pembunuhan—Ruth Ware berhasil mengajak pembaca ikut mencurigai semua karakter yang ada di lingkaran pertemanan mereka. 

Tak hanya The It Girl, ciri khas Ruth Ware dalam meramu karakter yang manusiawi ini juga bisa kita temukan di karya-karya lainnya, seperti In a Dark, Dark Wood, The Woman in Cabin 10, dan The Turn of the Key. Ruth tidak tertarik untuk menulis karakter pahlawan yang sempurna. Dia lebih suka mengeksplorasi bagaimana sebuah karakter juga bisa mengambil keputusan yang salah, penuh keraguan, dan penyesalan yang membuat karakter-karakternya terasa sangat nyata dan dekat dengan pembaca.

 

 

Tantangan Menulis dan Kado Bagi Penggemar The Woman in Cabin 10

Ketika ditanya mengenai novel yang paling menantang untuk ditulis, Ruth Ware mengakui bahwa The Woman in Cabin 10 memiliki proses yang sangat menguras energi. Sebagai buku keduanya setelah kesuksesan luar biasa dari debut In a Dark, Dark Wood, dia sempat merasakan tekanan mental yang besar untuk menyamai kesuksesan tersebut. Namun, kerja keras itu berbuah manis karena buku tersebut kini menjadi salah satu karyanya yang paling populer.

The Woman in Cabin 10 juga menjadi novel pertama Ruth Ware yang diadaptasi dan telah dirilis secara global oleh Netflix. Dibintangi oleh aktris papan atas Keira Knightley, adaptasi ini berhasil menghidupkan atmosfer klaustrofobik dan ketegangan luar biasa dari kapal pesiar Aurora Borealis langsung di layar kacamu. 

 

Pecahkan Misterinya Sekarang Juga!

Membaca novel misteri Ruth Ware bukan sekadar menikmati plot twist, melainkan ikut masuk ke dalam labirin psikologis karakternya yang penuh misteri. Sudah siap untuk menguji kemampuan analisismu dan ikut memecahkan teka-teki bersama Hannah di Oxford?

Beli bukunya di sini