Genre fantasy romance dengan latar mitologi Asia tengah menjadi primadona di kalangan pencinta fiksi dunia. Salah satu karya paling fenomenal yang berhasil mencuri perhatian adalah seri The Celestial Kingdom karya Sue Lynn Tan. Seri yang terdiri dari novel Daughter of the Moon Goddess dan Heart of the Sun Warrior ini menyajikan petualangan magis yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga menggugah sisi emosionalmu!

Dalam sebuah sesi bincang eksklusif di kanal YouTube Noura Publishing, Sue Lynn Tan membagikan perjalanan kreatifnya dalam meramu dunia magis tersebut.

Baca juga: Empat Langkah Mengubah Imajinasi Menjadi Novel Fantasi!

Terinspirasi dari Kerinduan Masa Kecil

Dwilogi The Celestial Kingdom berakar kuat pada legenda Dewi Bulan, Chang’e, yang merupakan cerita favorit Sue Lynn Tan sejak kecil saat merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur. Mengenang masa lalunya yang dipenuhi lentera dan kue bulan, Sue selalu merasa ada kesedihan mendalam dalam visualisasi sang Dewi. Melalui imajinasinya, dia mencoba menggali alasan lain di balik keputusan Chang’e terbang ke bulan. “Bagaimana jika dia melakukannya untuk menyelamatkan seseorang yang sangat dia cintai, seperti anaknya sendiri?” ungkap Sue. Pertanyaan retorik inilah yang melahirkan tokoh utama kita, Xingyin, putri rahasia sang Dewi Bulan yang tidak pernah ada dalam mitologi aslinya.

 

Lebih dari Sekadar Novel Fantasy Romance

Meskipun menyajikan kisah romantis yang pelik, Sue Lynn Tan menegaskan bahwa jantung dari seri ini adalah tentang cinta keluarga dan resiliensi. Kisah Xingyin adalah cerminan perjuangan seorang anak yang rela melakukan apa saja demi membebaskan ibunya. Tak hanya itu, aspek penting lainnya adalah perjalanan Xingyin dalam belajar mencintai diri sendiri dan menemukan kekuatannya. Dari seorang gadis tersembunyi di bulan, dia bertransformasi menjadi pejuang tangguh yang harus menjaga keseimbangan dunia, yang secara simbolis digambarkan melalui elemen matahari dan bulan (yin dan yang). Penggambaran dunianya didukung oleh riset mendalam Sue terhadap arsitektur paviliun klasik hingga karakteristik naga Asia yang penuh kebijaksanaan. 

Baca juga: Kembali ke Kerajaan Kayangan: Kisah Tak Terungkap dalam Tales of the Celestial Kingdom

Perjuangan Menembus Industri Penerbitan

Perjalanan Sue Lynn Tan di balik kesuksesan novel debutnya yang berhasil menjadi finalis Goodreads Choice Award juga menghadapi jalan berliku. Tanpa koneksi industri dan media sosial, Sue sempat mengalami penolakan berkali-kali oleh tim pemasaran penerbit internasional karena dinilai sebagai fantasi Asia yang “terlalu lembut” dengan porsi romansa yang besar. Namun, keyakinannya pada kekuatan cerita akhirnya membawa karya ini menemukan “rumah” terbaiknya, hingga kini bisa dinikmati oleh pembaca di Indonesia lewat Noura Publishing.

Beli bukunya di sini