Galau Saat Lulus Kuliah? Simak Kisah Victoria Aveyard, Penulis Novel Bestseller Red Queen

Sebagaimana umumnya mahasiswa jelang lulus kuliah, Victoria Aveyard pun merasa galau—galau apakah akan segera maraton mencari kerja, atau memberi kehidupan pada berbagai ide di kepalanya sendiri. Pasalnya, sebagai mahasiswa yang sebentar lagi lulus sarjana seni penulisan naskah film, di kepalanya sudah bertumpuk gagasan sebuah novel yang selama ini dia “pupuk dan sirami”. Dia ingin menjadi penulis novel bestseller sebagaimana J.K. Rowling atau Veronica Roth, namun dia juga tahu dia perlu membiayai hidupnya. Apakah dia bisa fokus menulis kalau tak punya pekerjaan?

Bagaimanapun, ketika dia mengutarakan kegundahannya pada seorang perwakilan stasiun televisi yang sedang berpameran di festival karier di kampusnya. Victoria malah mendapatkan dorongan untuk melanjutkan mimpi penulisnya. Tanpa ba bi bu, ia pun mengemasi barang-barangnya, meninggalkan Los Angeles dan boyongan kembali pulang ke kampung halamannya di West Massachussets.

Sebagaimana terbukti belakangan, Victoria memang tak perlu galau. Novel debutannya, Red Queen, telah terbit dan menjadi novel terlaris di lebih dari 35 negara, dan bahkan hak filmnya pun sudah dibeli Universal Studios bahkan sebelum buku itu diterbitkan.

Baca Juga: 7 Alasan Kenapa Kamu Harus Baca Red Queen

Baca Juga: Sang Ratu Merah

“Semua ini memang melebihi harapanku,” demikian Victoria mengaku.

Setelah edisi pertamanya yang terjual 150.000 dalam sekejap, Red Queen juga bercokol di daftar bestseller hampir sepanjang tahun penerbitannya. Kini buku keduanya pun, Glass Sword, menyusul sudah menduduki daftar bestseller pula, setelah cetakan pertama mencapai rekor penjualan 500.000 eksemplar. Keduanya, bersama-sama dengan episode ketiga yang berjudul King’s Cage, sudah terbit dalam Bahasa Indonesia, dan bakal menyusul episode keempat (disebut-sebut sebagai episode final), yang diberi tajuk War Storm.

Kisah Serial Red Queen berpusat pada Mare Barrow, gadis 17 tahun dari kalangan rakyat jelata darah merah, di kerajaan yang dikuasai darah perak—trah yang memiliki kekuatan super. Belakangan, Mare menemukan dirinya pun memiliki kekuatan super, dan ini menjadi masalah serius yang harus dia sembunyikan. Apalagi ketika belakangan Mare terlibat cinta segitiga dengan dua lelaki, satu berdarah merah dan satu berdarah perak. [png]

Baca Juga: 7 Cewek Tangguh Dalam Serial Novel Fantasi

Baca Juga: Menikmati Sihir Dalam Sesuap Kue Alaska

Man’s Search for Meaning: Sebuah Karya Dari “Laboratorium Logoterapi”

17/10/2018

Pasanganmu, Soulmate Sejatimu?

17/10/2018

Leave a Reply