Cruel Crown: Dua Cerita Prekuel Red Queen Dalam Satu Novel

Jika kamu pencinta novel karya Victoria Aveyard, berarti novel satu ini wajib jadi pilihanmu. Merupakan gabungan cerita dari prekuel novel Queen Song dan Steel Scars, novel ini memberikan kisah thriller imajinatif, di mana romansa dan gerakan revolusioner saling bersinggungan, juga kekuasaan dan keadilan yang tidak berimbang.

Novel ini punya dua bab berbeda, yaitu bab Queen Song dan Steel Cars. Setiap babnya menceritakan kisah Ratu Coriane yang mewakili novel Queen Song dan Diana Farley yang mewakili novel Steel Scars.

Queen Song: Ratu Coriane, seorang cewek biasa yang menjadi istri pertama dari Raja kerajaan Perak, Raja Tiberias, mulai tidak mengenali dirinya sendiri. Ia merasa bahwa seseorang akan menggunakan kesempatan ini untuk memanfaatkan dirinya.

Steel Scars: Diana Farley, putri kolonel kaum Merah yang berusaha mengungkap pemberontakan yang dilakukan kaumnya. Farley harus melalui berbagai tantangan demi mendapatkan informasi, dari seorang informan kunci, Mare Barrow, yang berstatus sebagai tawanan kaum Perak.

Baca Juga:

Karya Aveyard ini memperlihatkan kualitas dalam menjabarkan dua sudut pandang, baik dari kaum Perak maupun kaum Merah, yang saling bersinggungan.

Yup, sejak sequel pertama Red Queen, penulis novel genre dewasa muda dan fiksi fantasi ini sudah mendapat banyak pujian luar biasa.

“It intriguing, unique, and ends up being a massive detriment,” ujar The Quirky Book Nerd (seorang penggemar karya Aveyard) dalam blog-nya.

Walaupun novel terjemahan, bagi kalian yang menyukai novel dengan genre fiksi-fantasi, serial Red Quen (termasuk Cruel Crown) direkomendasikan banget untuk dibaca.

Kita bakalan merasakan mixed feelings selama mengikuti serial ini. Ditambah lagi, terdapat bagian-bagian penyamaran Farley yang membawa kita seakan sebagai detektif betulan.

Urutan sekuel dari novel ini sendiri adalah Red Queen, Glass Sword, prequel Queen Song dan Steel Scars (Cruel Crown), King’s Cage. Serial terakhir dari Red Queen, War Storm, edisi bahasa Indonesianya baru akan dirilis pada November 2018 mendatang. Kalau mau tahu bocoran isi sekuel terakhir ini, bisa baca di sini.

So, kamu nggak usah khawatir! Masih ada waktu buat mengejar serial ini, kok! Bahkan sambil menunggu sekuel terakhir, kamu bisa ikutan Burning Debate, event seru bahas seri Red Queen tapi dengan cara tak biasa. [Ria Juwita/sumber: gadis.co.id]

Burning Debate: Bukan Diskusi Buku Biasa

19/10/2018

Perak, Merah, dan Darah Baru: Karakter Pria Mana yang Akan Memikatmu Dalam War Storm?

19/10/2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *