loader image

Tag: novel romance

  • Dari Kimkim ke Sandra dan Mentok ke Miss Bekcu

    Dari Kimkim ke Sandra dan Mentok ke Miss Bekcu

    Kalau mau bahas karakter yang ada dalam You Told Me So, aku harus mulai dari Kimkim. Ngaco? Enggak, dong. Sandra memang tokoh utama, tapi Kimkim merupakan awal cerita ini. Kimkim itu bayi tiga tahun yang kurang pintar bahasa Indonesia. Bisa dibilang, Kimkim adalah salah satu anak zaman now yang saat kita memilih sesuatu pakai cap […]

  • Kan Sudah Kubilang, Baca You Told Me So!

    Kan Sudah Kubilang, Baca You Told Me So!

    Kenapa, sih, harus baca cerita You Told Me So yang aku tulis ini? Awal mulanya begini. Tiga hari aku mentok guling-gulingan di kasur tanpa menghasilkan apa pun buat berbagi proses penulisan cerita Sandra. Biasanya, aku enggak pakai mikir untuk nulis apa pun. Fokusku satu, ketik apa saja, entar juga ada yang mengoreksi. Aku ucapin makasih […]

  • Kesan-Kesan Menulis Marriagephobia

    Kesan-Kesan Menulis Marriagephobia

    Cerita Marriagephobia ini awalnya saya publikasikan di platform Wattpad pada 5 Januari 2018, dengan  judul awal Dictator Boss. Kemudian, seiring berjalannya waktu dan untuk kesesuaian alur cerita, saya ganti lagi dengan judul Gamophobia, yakni sebuah sindrom rasa takut yang dirasakan seseorang untuk menjalin komitmen ikatan pernikahan. Dan, pada akhirnya, berganti judul lagi menjadi Marriagephobia atas […]

  • Di Balik Penerbitan Once, Hope, Begins

    Di Balik Penerbitan Once, Hope, Begins

    Awalnya, proyek kepenulisan ini diberi nama Prolog-Monolog-Epilog, dengan konsep tiga saudari dengan variasi umur dari remaja berumur belasan, gadis berusia 20-an, dan wanita 30 tahunan. Prisca Primasari adalah penulis pertama yang setuju untuk bergabung karena temanya yang cocok dengan rencana perjalanannya ke luar negeri yang kemudian menjadi latar cerita Hope. Lalu, Citra Novy yang suka […]

  • Hello Goodbye: Prosa & Puisi Sederhana yang Bernilai Maut

    Hello Goodbye: Prosa & Puisi Sederhana yang Bernilai Maut

    Sebelum saya menuliskan lebih lanjut resensi buku ini, saya ingin mengucapkan permintaan maaf saya kepada seseorang yaitu tentang sifat kepo maniak yang melebihi para stalker. Tidak. Saya tidak ingin melakukan hal buruk apapun kepada Anda. Yang saya inginkan hanya satu: mengucapkan permintaan maaf atas tindakan konyol yang pernah saya lakukan kepada Anda beberapa waktu lalu. […]