Sukses sebagai Penulis Novel Triler Young Adult, Holly Jackson Debut dengan Triler Dewasanya, Not Quite Dead Yet
Nama Holly Jackson tentu sudah tidak asing bagi penggemar novel triler, khususnya pembaca young adult.
Sejak debutnya, Holly Jackson berhasil membangun reputasi sebagai salah satu penulis triler YA populer dengan cerita penuh misteri, penyelidikan, dan plot twist yang sulit ditebak. Seri tersebut bahkan telah terjual jutaan kopi di seluruh dunia dan diadaptasi menjadi serial Netflix.
Setelah sukses dengan beberapa novel triler YA, Holly Jackson kini mencoba sesuatu yang berbeda. Not Quite Dead Yet menjadi novel triler dewasa pertamanya. Diterbitkan pada 2025, novel ini membawa pembaca ke dalam cerita yang lebih gelap, tetapi tetap mempertahankan ciri khas Jackson dalam menghadirkan misteri yang membuat penasaran.
Lantas, seperti apa cerita Not Quite Dead Yet dan apa yang membuatnya menarik untuk dibaca?
1. Punya Premis yang Langsung Bikin Penasaran
Coba kamu bayangkan rasanya jika mengetahui bahwa hidupmu akan berakhir dalam tujuh hari. Bukan karena sebuah ramalan, melainkan karena dokter sudah memastikan bahwa cedera kepala yang kamu alami akan menyebabkan aneurisme fatal.
Itulah yang terjadi dengan Jet Mason, perempuan berusia 27 tahun yang masih tinggal bersama orangtuanya di Woodstock, Vermont. Hidup Jet sebenarnya sedang berada dalam fase yang cukup familier bagi banyak orang dewasa muda. Dia merasa hidupnya belum benar-benar dimulai dan terus menunda berbagai hal karena merasa masih punya banyak waktu.
Sampai suatu hari pada malam perayaan Halloween, seseorang menyerang kepalanya dari belakang.
Jet mengalami cedera kepala parah dan dokter memperkirakan dirinya hanya memiliki waktu sekitar satu minggu sebelum kondisinya menjadi sangat fatal.
Alih-alih menghabiskan hari-hari terakhirnya dengan pasrah, Jet justru punya satu tujuan, yaitu mencari tahu sendiri siapa yang menyerang dan berusaha menghabisi nyawanya.
2. Korban yang Berusaha Memecahkan Kasus Pembunuhannya Sendiri
Bagian paling menarik dari Not Quite Dead Yet tentu saja ada pada premisnya. Jet bukan seorang detektif profesional yang sedang mencari pembunuh orang lain, melainkan menemukan orang yang berupaya membunuh dirinya sendiri.
Seiring waktu yang terus berjalan, setiap orang di sekitar Jet mulai terlihat mencurigakan. Ada keluarga, mantan kekasih, hingga sahabat masa kecil dan mantan sahabat yang kini menjadi saudara iparnya.
Jet kemudian kembali terhubung dengan Billy, teman masa kecilnya yang bersedia membantunya melakukan penyelidikan. Bersama Billy, Jet mencoba mengumpulkan petunjuk sebelum waktunya habis.
Situasi ini membuat cerita terasa seperti perlombaan melawan waktu. Makin dekat Jet dengan jawabannya, makin sedikit waktu yang dia punya.
3. Holly Jackson Membawa Gaya Triler Khasnya kepada Pembaca Dewasa
Meski merupakan debut adult thriller, Not Quite Dead Yet masih membawa beberapa elemen khas yang membuat karya Holly Jackson begitu populer.
Cerita bergerak dengan cepat, penuh petunjuk, rahasia, dan pengungkapan yang membuat pembaca terus mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Bedanya, kali ini Jackson menempatkan karakter utama yang sudah berusia 27 tahun dengan persoalan hidup yang lebih dekat dengan dunia orang dewasa.
Jet bukan lagi remaja yang sedang mencoba memecahkan kasus di sekolah, melainkan seorang perempuan dewasa yang sedang berhadapan dengan masalah keluarga, hubungan masa lalu, keputusan hidup, dan pertanyaan besar tentang bagaimana dia sebenarnya ingin menjalani hidupnya.
4. Alur Tak Hanya Berkutat pada “Siapa Pelakunya?”
Di balik misterinya, Not Quite Dead Yet juga membawa cerita tentang seseorang yang tiba-tiba dipaksa menghadapi kenyataan bahwa waktunya terbatas.
Selama ini, Jet selalu menunda dan merasa masih punya waktu. Dia merasa masih bisa melakukan berbagai hal dan memperbaiki hubungannya “nanti”.
Namun, ketika tiba-tiba divonis hanya memiliki sisa hidup selama tujuh hari, kata “nanti” tidak lagi memiliki arti yang sama.
Konsep tersebut membuat perjalanan Jet terasa lebih personal. Tidak hanya berusaha mencari pelaku penyerangan, Jet juga mulai melihat kembali cara hidupnya selama ini dan bagaimana dia memperlakukan orang-orang di sekitarnya..
5. Debut Triler Dewasa yang Ditunggu-tunggu
Perpindahan Holly Jackson ke genre triler dewasa ternyata mendapat sambutan besar. Not Quite Dead Yet menjadi pilihan Good Morning America Book Club dan tercatat sebagai #1 New York Times Bestseller. Novel ini juga masuk dalam sejumlah daftar rekomendasi buku terbaik.
Pada 2025, novel ini bahkan memenangkan Goodreads Choice Award 2025 untuk kategori Mystery & Thriller.
Bagi pembaca yang mengenal Jackson lewat YA thriller-nya, novel ini menawarkan kesempatan untuk melihat sisi lain dari sang penulis. Masih ada misteri, penyelidikan, dan plot twist berlapis, tetapi kali ini dengan karakter dan persoalan yang lebih dewasa.
Jadi, siapkah kamu mengikuti tujuh hari terakhir Jet Mason dan mencari tahu siapa sebenarnya yang mencoba membunuhnya?
Beli bukunya di sini
