Membahas tentang bagaimana menghadapi realitas hidup dengan lebih bijak.
Sangat direkomendasikan untuk pembaca yang ingin hidup lebih mindful!
Keunggulan
Memadukan konsep-konsep psikologi dan agama sehingga pembaca mendapatkan cara mengatasi masalah dari dua sisi.
Disajikan dengan gaya bahasa yang relatif sederhana dan dilengkapi contoh-contoh yang mudah dipahami.
Blurb
Di tengah dunia yang serba cepat dan bising, banyak dari kita lupa bagaimana menyikapi hidup. Kita mengejar banyak hal, tapi kehilangan arah; berlari, tapi tak tahu untuk apa.
Seni Menyikapi Hidup hadir sebagai jeda—mengajak kita menenangkan pikiran, memahami luka, dan menata kembali hubungan dengan diri sendiri. Lewat refleksi para pemikir seperti Erich Fromm, Ibnul Jauzi, Gandhi, Epicurus, dan Hamka, buku ini menuntun kita menemukan makna sejati dibalik hiruk pikuk modernitas.
Inilah perjalanan lembut menuju ketenangan batin: ketika kita mampu menyikapi hidup dengan sadar, kita pun tumbuh melampaui diri—menjadi pribadi yang bahkan tak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Tentang Penulis
Fahruddin Faiz, lahir di Mojokerto, 16 Agustus 1975, adalah akademisi dan penulis yang mengajar di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dia menamatkan studi S-1, S-2, dan S-3 di bidang filsafat dan studi Islam di kampus yang sama. Beliau juga pernah mengikuti program short course di NTU Singapura dan ICIS Qom, Iran.