loader image

Tag: Budi Darma

  • Orang-orang Bloomington karya Budi Darma akan diterbitkan di Amerika Serikat

    Orang-orang Bloomington karya Budi Darma akan diterbitkan di Amerika Serikat

    Setelah pertama kali terbit tahun 1980 oleh penerbit Metafor, Orang-orang Bloomington karya Budi Darma yang diterbitkan ulang oleh Noura Books di tahun 2015, akhirnya akan menemui pembaca yang lebih luas. Akhir tahun 2020 lalu, melalui literary agency Jacaranda, Noura Publishing yang mewakili Budi Darma menandatangani kontrak penerbitan dengan Penguin Classics. Berita gembira ini tentu saja […]

  • Lama Menunggu Naskah Diterima?

    Lama Menunggu Naskah Diterima?

    Pak Budi Darma, ketika berkunjung ke kantor Noura Publishing beberapa waktu lalu, menyebut bahwa semenjak pertama kali mengirim cerpen di Kompas, tidak pernah sama sekali cerpennya dikembalikan. Minta diperpendek karena kepanjangan, memang pernah. Dalam buku Budi Darma: Karya dan Dunianya, disebutkan pula, cerpen pertama yang ditulis sekali duduk saat di rumah indekos milik Nugroho Notosusanto, […]

  • Tanpa Pinjaman Mesin Ketik, Tak Ada Budi Darma

    Tanpa Pinjaman Mesin Ketik, Tak Ada Budi Darma

    Pada satu kesempatan Sapardi Djoko Damono bertanya pada Budi Darma, “Saudara menulis puisi, cerpen dan esai. Manakah yang paling sulit saudara kerjakan?” Dengan santai Budi Darma menjawab, “Pada dasarnya semua orang bisa menulis puisi, tapi hanya sedikit orang yang bisa menulis puisi yang betul-betul puisi.” Menurutnya, sebelum seseorang menulis naskah cerpen, novel, drama ataupun esai, dia harus […]

  • Teori Psikoanalisis dalam Cerita Budi Darma

    Teori Psikoanalisis dalam Cerita Budi Darma

    Setiap orang pasti punya kecenderungan untuk melampiaskan hasrat. Dan bagi sastrawan Budi Darma, anggapan itu dibenarkan dengan membumbui karakter dalam cerita-ceritanya memakai teori psikoanalisis Sigmund Freud. Bacalah cerita pertama di kumpulan cerita pendek Orang-orang Bloomington. Ikuti segala kemauan tokoh saya beserta kecerewetan nyonya-nyonya di sekitar saya. Simak baik-baik ketika tokoh lelaki tua tanpa nama mulai diceritakan—berkali-kali. Selesai terbaca, tebaklah: siapa yang […]