At-The-Mountains-Of-Madness-Other-Stories
At-The-Mountains-Of-Madness-Other-Stories
Back Cover
Look Inside

At The Mountains Of Madness & Other Stories

“Aku bergidik saat labirin dinding tinggi, menara, dan tiang megah samar bermunculan dari balik uap es. Di hadapanku kemudian terbentang pemandangan sebuah kota dengan arsitektur yang tak pernah ada, bahkan dalam imajinasi sekalipun.”

Membaca karya-karya H.P. Lovecraft bisa memunculkan kengerian yang khas dan menumbuhkan imajinasi terliar. Sejak kecil, penulis horor paling berpengaruh pada abad ke-20 ini lebih suka mengurung diri dalam rumah sambil membaca berbagai buku. Bacaan favoritnya adalah buku sains dan kisah misteri, terutama karya-karya Edgar Allan Poe yang kelak menjadi inspirasinya dalam berkarya.

At The Mountains Of Madness & Other Stories

Landasan Cerita Horor Modern

  TAK salah kiranya jika HR Lovecraft tercatat sebagai salah satu pengarang horor yang berpengaruh di dunia. Karya berjudul At

“Aku bergidik saat labirin dinding tinggi, menara, dan tiang megah samar bermunculan dari balik uap es. Di hadapanku kemudian terbentang pemandangan sebuah kota dengan arsitektur yang tak pernah ada, bahkan dalam imajinasi sekalipun.”

Membaca karya-karya H.P. Lovecraft bisa memunculkan kengerian yang khas dan menumbuhkan imajinasi terliar. Sejak kecil, penulis horor paling berpengaruh pada abad ke-20 ini lebih suka mengurung diri dalam rumah sambil membaca berbagai buku. Bacaan favoritnya adalah buku sains dan kisah misteri, terutama karya-karya Edgar Allan Poe yang kelak menjadi inspirasinya dalam berkarya.

Sama seperti Poe, Lovecraft disebut-sebut telah memberi warna baru dalam genre horor. Karya-karyanya selalu beberapa langkah lebih maju dibanding tren yang ada pada era itu. Misalnya dalam At the Mountains of Madness, pembaca diajak menempuh perjalanan mendebarkan, melampaui batas nalar. Ilmu pengetahuan diadu dengan mitos. Kengerian menjelma menjadi nayta. Sementara dalam Seruan Cthulhu, pembaca dibuat bertanya-tanya akan eksistensi makhluk-makhluk absurd di antara manusia biasa dan cara mengidentifikasinya.

Kini kami hadirkan kembali rangkaian karya Lovecraft yang berpengaruh pada perkembangan genre horor modern. Setiap cerita yang terhimpun dalam buku ini juga menunjukkan bahwa kisah horor juga bisa berdekatan dengan sains dan teknologi.

KEUNGGULAN BUKU

  • Telah diterbitkan dalam 66 bentuk dan edisi
  • Berisi  cerpen-cerpen terbaik dalam kesusastraan Amerika.
  • Karya-karya Lovecraft dianggap sebagai fondasi horor modern.
Bulan Terbit

Juli 2016

Format

13 x 20cm

Jumlah halaman

452 halaman

Jenis Kertas Isi

bookpaper 55gr

Jenis Kertas Sampul

SC, art carton 230, doff, spot uv, emboss, pembatas buku

Kode buku

ND-239

ISBN

978-602-385-059-4

Penerjemah

Shinta Dewi

Buku Digital

https://play.google.com/store/books/details/id=up27DAAAQBAJ

Penyunting

Lisa Indriana Yusuf

Author

HP. Lovecraft

Publisher

Noura Publishing

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “At The Mountains Of Madness & Other Stories”

Editorial Review

“Karya fiksi Lovecraft merupakan landasan penulisan horor modern.” –Clive Barker, Penulis serial fantasi bestseller, Abarat

“Salah satu karya sastra Amerika terbaik yang menjadi acuan karya lainnya.”—Michael Chabon, Penulis buku fiksi bestseller yang memenangkan Pulitzer Prize, The Amazing Adventures of Kavalier & Clay