“Mau makan apa kita hari ini?” 

 

Pertanyaan ini yang mungkin terdengar biasa saja. Namun, tahukah kamu bahwa sepiring sajian yang kita makan bisa menentukan nasib bumi kita? 

 

Melalui karyanya yang berjudul Makan Apa Hari Ini?, Noor H. Dee mengajak si Kecil untuk melihat makanan dari sudut pandang yang lebih luas. Buku ini dapat menjadi panduan awal bagi Parents untuk membangun kesadaran ekologis anak sejak dini. Melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, si Kecil dapat memahami bagaimana pilihan makanan kita berdampak pada lingkungan dan perubahan iklim.

Baca juga: Mengapa Dongeng Hewan Selalu Disukai Anak-Anak? Simak Penjelasannya!

Makan Apa Hari Ini? Tidak hanya membahas tentang menu makanan sehari-hari, tetapi juga tentang jejak lingkungan dari setiap makanan yang kita konsumsi. Anak-anak diajak mengenal bahwa makanan tidak muncul begitu saja di atas piringnya, tetapi melalui proses produksi, distribusi, hingga akhirnya dikonsumsi. Semua proses ini memiliki dampak terhadap bumi.

 

Banyak dari kita masih belum menyadari bahwa sistem pangan menyumbang porsi besar dalam emisi gas rumah kaca global (Green Network, 2024), mulai dari proses produksi, transportasi, hingga limbah makanan yang menumpuk di TPA sebagai salah satu sumber penghasil gas metana. 

 

Noor H. Dee mengemas pembahasan tentang isu lingkungan yang kompleks ke dalam sebuah cerita yang hangat. Melalui Makan Apa Hari Ini?, terdapat beberapa pesan penting untuk menjaga keberlanjutan bumi dari apa yang kita konsumsi. Seperti membangun kesadaran untuk memilih bahan pangan lokal sebagai aksi nyata dalam mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari proses distribusi bahan makanan. 

 

Si Kecil juga diajak untuk lebih menghargai makanan, sebab apa yang dihidangkan di meja makan telah melalui proses yang panjang, mulai dari petani di ladang, distribusi ke penjual, hingga diolah dan disajikan untuknya. Ketika anak belajar menghargai makanan, kita sedang membantu mengurangi gas metana yang dihasilkan oleh limbah makanan di tempat pembuangan akhir.

 

Buku ini juga memperkenalkan konsep variasi nutrisi sebagai cara untuk mengenal sumber pangan alternatif yang lebih rendah beban ekologisnya, sehingga kita bisa menjaga kesehatan tubuh sekaligus menjaga napas bumi tetap panjang.

 

Setelah membaca buku ini, Parents dapat memulai langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan bumi bersama si Kecil. Mengajarkan anak tentang pentingnya makanan tidak lagi sekadar soal sehat atau tidak, tetapi juga soal keberlanjutan bumi tempat mereka tumbuh. Mulai dari menanam bahan pangan di pekarangan rumah hingga mengolah sampah makanan menjadi kompos yang memberi nutrisi untuk tanah. 

Pada akhirnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Mulailah langkah nyata bersama si Kecil untuk selamatkan bumi dengan membaca Makan Apa Hari Ini?

Beli bukunya di sini