loader image

Dari Menyehatkan Pikiran dan Mental Hingga Melatih Sikap, Inilah Beberapa Manfaat Membaca Novel Thriller

Ditulis oleh Haekal Shidqi, Anak Magang

Yuk, bagikan artikel ini!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin
Share on email

Hari itu, pemandangannya berbeda. Pisau di dada Jane—tetangga barunya, darah di kaca, jemari yang menggapai meminta pertolongan. Anna bergegas ke luar rumah untuk menyelamatkan wanita itu. Namun, agorafobia parah yang diidapnya membuatnya pingsan saat melangkah ke tempat terbuka…” (The Woman in the Window, karangan A. J. Finn)

Apa yang kamu rasakan saat membaca kutipan kisah tersebut diatas? Tegang? Mengerikan? Penasaran? Atau malah bergidik ngeri? Terbenak di bayangan dan pikiran kita tentang novel thriller yaitu cerita yang membuat diri kita menjadi menegangkan dan terasa nyata. Kita juga dapat memikirkan adegan-adegan yang dapat menguras adrenalin seperti adegan yang menyeramkan, adegan kejar-kejaran, adegan rumit dalam memecahkan suatu misteri, dan adegan-adegan lainnya.

Membaca novel thriller menghadirkan suasana dan sensasi yang berbeda dibandingkan dengan membaca novel genre yang lain. Membaca novel thriller dapat membuat para pembaca semakin tegang dan was-was karena biasanya sang penulis menghadirkan tokoh yang dihantui oleh mahkluk-makhluk yang menyeramkan dan bahkan sang tokoh yang meninggal karena dibunuh secara keji sehingga para pembaca bisa merasakan aura yang sangat mengerikan. Di balik itu semua, ternyata membaca novel thriller terdapat manfaat yang sangat menakjubkan. Yuk, kita simak manfaatnya!

1. Dapat Menyehatkan Pikiran

Novel thriller merupakan novel yang sangat emosional, mengapa? Karena pikiran kita di tuntut untuk berpikir secara maksimal mengikuti alur serta memecahkan misteri, terutama pada adegan pembunuhan. Kita pasti berpikir siapa yang melakukan perbuatan yang keji seperti ini, kan? Terlebih jika cerita tersebut memiliki kemampuan membius kesadaran kita untuk terus membalikan halaman dan mengungkapkan siapa sang pembunuh. Wah, makin terhanyut banget! Selain itu juga, secara tidak langsung ketika kita berpikir secara maksimal untuk mengikuti alur cerita, kita juga dapat melupakan masalah kita dalam kehidupan sehari-hari… setidaknya untuk sementara.

2. Mengembangkan Cara Berpikir Kritis

Dalam membaca novel thriller, khususnya yang bertemakan detektif mengutamakan berpikir kritis dikarenakan untuk mengungkapkan sebuah kasus pembunuhan. Berpikir secara kritis dapat membuat kita semakin teliti dalam menyerap berbagai informasi. Selain itu, berpikir kritis juga dapat memecahkan suatu keadaan yang sangat sulit sehingga kita dapat menemukan jalan keluar. Kita terdorong untuk memikirkan secara rasional dan jelas dalam memahami suatu pemikiran. Jadi, dengan berpikir secara kritis kita dapat mengatasi masalah-masalah yang terjadi di sekitar kita.

Baca juga: Belajar Memaknai Hidup ala Viktor Frankl, Sang Penyintas Kamp Konsentrasi Nazi

3. Melatih Untuk Melihat Detail-Detail Kecil Secara Teliti

“Hasil otopsi kan mengatakan bahwa korban dicekik bukan oleh tangan melainkan oleh sesuatu yang seperti kain. Bagaimana dengan laki-laki berdasi?” (Misteri Dendam Seorang Istri, karangan S. Mara. GD)

Manfaat selanjutnya yaitu membuat kita menjadi teliti. alur cerita dalam novel thriller memerlukan ketelitian untuk mengungkap dan menemukan barang bukti. Kebiasaan jika kita membaca novel thriller secara tidak langsung dapat meningkatkan ketelitian kita untuk melakukan suatu pekerjaan. Ketelian sangat penting untuk melakukan sesuatu agar ridak terjadi kesalahan. Jika kita bisa memiliki sikap teliti, kita dapat memperoleh hasil yang memuaskan serta dapat menghasilkan apa yang kita kerjakan.

4. Menstimulasi Mental

“Kegelapan hidup di setiap orang. Dia tahu ini lebih baik dari siapa pun. Setiap orang memiliki dua wajah, dan dia melihat jauh ke dalam kita sampai dia menemukannya.(All The Missing Girls, karangan Megan Miranda)

Membaca novel thriller dapat menstimulasi mental karena otak memproses kata-kata dengan cara yang sama seperti otak memproses pengalaman kita yang sebenarnya. Seperti hal nya tubuh kita yang membutuhkan latihan agar tetap prima dan sehat, otak juga membutuhkan latihan. Latihan terhadap kata-kata yang mengandung teka-teki lah yang berfungsi sebagai pelatihan mental kita dengan memanfaatkan kemampuan daya analitis kita.

Baca juga: Membacakan Buku, Banyak Manfaatnya!

5. Menahan Sikap Reaktif

Sikap reaktif merupakan sikap yang mudah tersinggung dan mudah marah, atau dalam bahasa sehari-hari yang kita tahu yaitu baper. Membaca novel thriller dapat menahan sikap reaktif karena kita bisa tahu, jika seorang dektektif menuduh suatu tokoh dan tokohnya bersikap reaktif, maka secara langsung kita dapat menilai bahwa tokoh yang reaktif itu merupakan tokoh yang memiliki sifat yang buruk. Selain itu juga, dengan menahan sikap reaktif, kita juga bisa berpikir secara rasional. Sehingga kita dapat berpikir secara rasioanal jika berada dalam situasi buruk.

Dari pemaparan diatas, kita bisa mengetahui bahwa membaca novel thriller secara tidak langsung dapat mendapatkan manfaat yang sangat baik untuk kita. Kita dapat menstimulasi daya pikir kita untuk melakukan hal-hal yang tidak senonoh pada diri kita. Sehingga dalam kehidupan, kita dapat mengatasi masalah-masalah yang terjadi pada kehidupan kita dan juga dapat bermanfaat untuk orang lain. Bagi yang belum terbiasa membaca novel thriller atau tidak suka membaca novel thriller, yakin engga mau mendapatkan manfaat ini?

 

Referensi:

Balbalosa, D. (2020). Surprising Benefits of Reading Thriller & Mystery Books. Di akses pada 04 Desember 2020, dari https://dayswithdiana.com/benefits-of-reading-thriller-mystery-books/

Choquette, J.P. (2019). Reading Thriller Books: Is It Good for You? Di akses pada 04 Desember 2020, dari http://jpchoquette.me/reading-thriller-books-is-it-good-for-you/

Goldman, J. (2013). Top 10 Reasons to Read Crime Novels and Thrillers. Di akses pada 04 Desember 2020, dari http://www.joelgoldman.com/top-10-reasons-to-read-crime-novels-and-thrillers/