Buku Vs Gadget

Para ilmuwan di Cincinnati Children’s Research Foundation[1] telah melakukan penelitian terhadap aktivitas otak seorang anak yang sering menghabiskan waktunya dengan menatap layar (TV, ponsel pintar, tablet, laptop, PC) dengan yang membaca buku.

Dengan menggunakan teknologi pemindaian MRI ( Magnetic resonance imaging), para ilmuwan tersebut menemukan fakta bahwa aktivitas otak anak-anak yang menghabiskan waktunya dengan membaca buku mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sedangkan aktivitas otak anak-anak yang menghabiskan waktunya dengan menatap layar mengalami penurunan.

Penelitian tersebut telah memberikan kesadaran kepada kita bahwa proses kegiatan membaca buku adalah hal yang sangat penting bagi perkembangan otak si anak. Sebaliknya, membatasi penggunaan gadget kepada anak adalah sebuah keputusan yang sangat bijak.

Membatasi penggunaan gadget bukan berarti melarang sama sekali. Biar bagaimana pun, kita tidak bisa menolak zaman. Teknologi berkembang sangat pesat di zaman sekarang. Melarang seorang anak untuk tidak menggunakan gadget tentu tidaklah bijak. Zaman ini adalah milik mereka, anak-anak kita. Mereka boleh menggunakan gadget, hanya saja, sekali lagi, harus ada pembatasan waktu.

Namun, membatasi penggunaan gadget kepada anak tanpa memberikan alternatif kegiatan lain akan membuat anak cepat bosan. Hari-harinya akan menjadi tidak menyenangkan. Itu sebabnya, saat membatasi waktu menggunakan gadget, sediakanlah buku-buku yang menarik untuk mereka, agar aktivitas otak mereka berkembang pesat dan hubungan antara orangtua dan anak pun semakin erat.[]

[1] https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/apa.14176

Sedihnya! Christopher Robin Kesal Sang Ayah Menceritakan Kehidupannya dalam Kisah Winnie The Pooh.

06/03/2020

Otak Wanita VS Otak Pria

06/03/2020