loader image

Rekomendasi Novel Ringan Tanpa Menambah Beban Pikiran

Ditulis oleh Minou, Admin Noura

Yuk, bagikan artikel ini!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin
Share on email

Pernah tidak kamu ingin melepas penat dengan membaca novel, namun beban pikiran justru bertambah karena cerita novelnya yang berat dan sulit dipahami? Atau mungkin kamu lagi mencari novel yang ringan karena tidak punya banyak waktu luang? Nah, di bawah ini, ada rekomendasi novel-novel yang dijamin tidak menambah beban pikiran karena bahasanya yang mudah dipahami dan ceritanya yang ringan. Yuk, simak!

1. Heart Shaped Tears

Penggemar drama Korea pasti sudah tidak asing lagi dengan Ku Hye-Sun. Pemeran Geum Jan-Di di drama Korea hits, Boys Before Flowers, ini memang sudah menulis beberapa naskah film dan juga novel. “Heart Shaped Tears” merupakan salah satu novelnya yang ia rilis pada paruh pertama tahun 2019. Novel ini mengisahkan kisah cinta dari seorang wanita bernama So-Ju dan seorang pria bernama Sang-Sik. So-Ju adalah wanita unik yang menanyakan “Bagaimana kalau kita menikah?” kepada Sang-Sik hanya beberapa jam setelah pertemuan pertama mereka. So-Ju datang dan pergi sesukanya dari kehidupan Sang-Sik, membuatnya mencandu dan merindu. Ku Hye-Sun sendiri sempat menyampaikan bahwa beberapa adegan dalam novel ini merupakan kisah nyata yang diambil dari pengalaman asmaranya. Wah, gimana, penasaran kan?

2. Petang Panjang di Central Park

Sebelum dikenal sebagai bapak “Pokoe maknyus!”, Bondan Winarno merupakan seorang jurnalis dan penulis. Petang Panjang Central Park ini merupakan bukti bahwa Bondan Winarno juga merupakan seorang pencerita ulung. Terdapat dua puluh lima cerpen di dalam buku ini yang juga pernah dimuat di berbagai koran dan majalah serta memenangkan banyak penghargaan. Cinta, luka, kesepian dan pengorbanan di dalam buku ini disajikan menggunakan bahasa yang sederhana oleh Bondan Winarno. Berbagai kisah romansa dari berbagai belahan dunia dengan banyak latar belakang peristiwa disajikan secara apik membuat buku ini layak disebut sebagai salah satu harta karun sastra Indonesia.

Baca juga: Ditta Amelia: Penulis Sekaligus Ilustrator Buku Hello Goodbye

3. Go Where Your Heart Takes You

Buku Go_Where_You_Heart

Apa yang akan kamu lakukan apabila kamu tahu bahwa hidupmu akan segera berakhir? Pastinya hal tersebut akan sangat menakutkan untuk dibayangkan. Olga, seorang nenek yang baru saja divonis bahwa hidupnya akan segera berakhir memutuskan untuk melakukan sesuatu yang tidak biasa sebelum ia meninggal dunia. Ia menuliskan kisah hidupnya di dalam sebuah diari yang akan diberikan kepada sang cucu. Go Where Your Heart Takes You mengisahkan cinta, penyesalan, dan pencarian jati diri dalam perjalanan hidup Olga. Kisah tersebut ingin Olga tunjukkan kepada sang cucu agar cucunya tak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukannya dan memiliki hidup yang lebih baik. Novel ini sangat menyentuh hati dan mengajarkan berbagai pelajaran hidup yang bisa dipetik dari kisah sang nenek. Yuk, coba baca!

Baca juga: Iacopo Bruno: Sosok di Balik Sampul-Sampul Buku Memukau

4. Ayesha

Ayesha dan Khalid terjebak dalam hubungan cinta dan benci. Ayesha membenci Khalid yang yang ia anggap kolot, suka menghakimi dan memiliki gaya berpakaian seperti pria abad pertengahan. Keduanya sering berdebat dan selalu membuat kesal satu sama lain. Tanpa mereka sadari, sebenarnya ada percikan cinta yang tak terbantahkan dan sulit mereka abaikan. Hingga pada saat Khalid akan dijodohkan dengan sepupunya, Ayesha memutuskan untuk tidak bersikap pasrah seperti biasa lagi. Namun, ada rahasia gelap menanti yang mungkin saja bisa menghancurkan semuanya. Ia pun mempertanyakan apakah cinta seberharga itu untuk diperjuangkan dengan pengorbanan dan luka.

5. Luka Dalam Bara

Adakalanya luka terasa nyata meskipun tidak berdarah ataupun terlihat wujudnya. Itulah luka yang disebabkan oleh cinta. Luka Dalam Bara merupakan buku ke-11 karya Bernard Batubara. Di dalamnya terdapat kumpulan fragmen yang bukan merupakan puisi ataupun cerpen, melainkan prosa pendek. Bernard berhasil menenun luka menjadi kalimat-kalimat yang begitu sederhana tapi juga begitu dalam dan puitis. Buku ini tak hanya menggambarkan perihnya luka, namun juga kehangatan-kehangatan tentang cinta yang merangkul hati pembacanya.

Nah, itu dia novel-novel ringan yang bisa kamu baca saat sedang mencari hiburan di kala penat atau saat tidak punya banyak waktu luang.  Kamu mau mulai baca dari yang mana dulu nih?

Baca juga: Kenny Loggins & Winnie the Pooh: Dari Buku Menjadi Lagu

 

Referensi:

https://www.goodreads.com/book/show/33549593-petang-panjang-di-central-park

https://www.fimela.com/fashion-style/read/3808634/review-novel-go-where-your-heart-takes-you-susanna-tamaro

https://www.goodreads.com/book/show/43124133-ayesha-at-last

https://blog.mizanstore.com/luka-dalam-bara/

https://www.fimela.com/fashion-style/read/3769582/vemales-review-luka-dalam-bara-bernard-batubara