Percy Jackson And The Olympians #7: Wrath of the Triple Goddess

Rp109.000

Mari bertualang lagi dalam misi kedua Percy Jackson, yaitu aku, demi mendapatkan surat rekomendasi kuliah.

Pokoknya, kali ini temanya horor. Seorang dewi secara khusus merekrutku untuk tugas paling penting sedunia: menjaga dua hewan peliharaannya sepanjang minggu. Alasannya? Karena dia harus berkeliling dunia untuk perayaan Halloween, yang dia yakini sebagai hari raya agung untuk menghormati dirinya sendiri, sang Dewi Serbaseram.

Jadi, berangkatlah aku bersama Grover dan Annabeth, mendatangi rumahnya untuk memulai misi. Baru juga sampai di teras, kami sudah disambut tiga pengetuk pintu cerewet dan galak: seekor kuda, seekor singa, dan seekor anjing.

Lolos dari pintu, kami pun akhirnya berkenalan dengan objek misi: seekor anjing neraka banjir liur yang harus minum selusin vitamin warna-warni tiap pagi, dan seekor polecat tukang kentut yang gemar menggerogoti karkas ayam dengan keganasan mengkhawatirkan.

Nah, gampang, ‘kan? Memangnya ancaman apa yang bisa berakhir buruk dalam misi kali ini? Aku disantap anjing neraka sebesar badak? Atau semaput diserang kentut bertubi-tubi polecat yang kebanyakan makan bangkai?

Kalian pasti bertanya-tanya.

Aku juga.

 

Percy Jackson, Ingin tahu jawaban kenapa nama Percy berima dengan tragedi?

SKU ND-557 Category Tags , ,

Deskripsi

Mari bertualang lagi dalam misi kedua Percy Jackson, yaitu aku, demi mendapatkan surat rekomendasi kuliah.

Pokoknya, kali ini temanya horor. Seorang dewi secara khusus merekrutku untuk tugas paling penting sedunia: menjaga dua hewan peliharaannya sepanjang minggu. Alasannya? Karena dia harus berkeliling dunia untuk perayaan Halloween, yang dia yakini sebagai hari raya agung untuk menghormati dirinya sendiri, sang Dewi Serbaseram.

Jadi, berangkatlah aku bersama Grover dan Annabeth, mendatangi rumahnya untuk memulai misi. Baru juga sampai di teras, kami sudah disambut tiga pengetuk pintu cerewet dan galak: seekor kuda, seekor singa, dan seekor anjing.

Lolos dari pintu, kami pun akhirnya berkenalan dengan objek misi: seekor anjing neraka banjir liur yang harus minum selusin vitamin warna-warni tiap pagi, dan seekor polecat tukang kentut yang gemar menggerogoti karkas ayam dengan keganasan mengkhawatirkan.

Nah, gampang, ‘kan? Memangnya ancaman apa yang bisa berakhir buruk dalam misi kali ini? Aku disantap anjing neraka sebesar badak? Atau semaput diserang kentut bertubi-tubi polecat yang kebanyakan makan bangkai?

Kalian pasti bertanya-tanya.

Aku juga.

 

Percy Jackson, Ingin tahu jawaban kenapa nama Percy berima dengan tragedi?

 

“Setelah bertahun-tahun penantian, Percy Jackson kembali dalam sekuel dari The Last Olympian (2009) yang sangat pantas untuk ditunggu. Sebuah seri yang memperbarui dan memperdalam kecintaan para penggemar pada serial ini: Tidak ada pujian yang lebih tinggi untuk sebuah sekuel selain ini.”—Kirkus Reviews (ulasan berbintang)

 

“Sangat direkomendasikan untuk semua koleksi; para pembaca pasti ingin mendapatkan seri terbaru dari serial yang sangat populer ini.”—School Library Journal

Informasi Tambahan

Penulis

Jumlah Halaman

320

Penerbit

Noura

ISBN

On Process

Penerjemah

Reni Indardini

Penyunting

Yuli Pritania