Islam Mazhab Pemikiran dan Aksi

Rp79.000

Ketika agama mudah dijadikan slogan, identitas, bahkan senjata di media sosial, pertanyaan paling penting justru jarang diajukan: apakah iman masih mampu melahirkan keberanian untuk melawan ketidakadilan dan membela kemanusiaan?

 

Melalui Islam Mazhab Pemikiran dan Aksi, Ali Syari‘ati mengajak pembaca melihat Islam bukan sekadar kumpulan ritual dan doktrin, melainkan kesadaran yang hidup—yang menuntut tanggung jawab, keberpihakan, dan tindakan nyata dalam kehidupan. Dengan refleksi sejarah dan kritik sosial yang tajam, Syariati menunjukkan bagaimana agama dapat kehilangan ruhnya ketika berkompromi dengan kekuasaan, tetapi juga mampu menjadi kekuatan pembebasan ketika berpihak pada keadilan dan kemanusiaan.

 

Ditulis dengan gaya reflektif sekaligus mengguncang, buku ini tidak menawarkan kenyamanan, melainkan keberanian untuk berpikir ulang: tentang iman, sejarah, dan peran manusia di tengah zamannya.

 

Lebih dari tiga dekade setelah pertama kali diterbitkan di Indonesia, buku ini tetap relevan, bahkan terasa semakin penting untuk dibaca hari ini.

SKU NA-276 Categories , , , Brand:

Deskripsi

Tentang Penulis

Ali Syari‘ati adalah seorang intelektual Muslim, sosiolog, penulis, dan aktivis asal Iran yang lahir pada 23 November 1933 di Mazinan, Iran. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pembaruan pemikiran Islam pada abad ke-20. Pemikiran-pemikirannya banyak memengaruhi generasi muda Muslim, khususnya menjelang Revolusi Iran.

Ali Syari‘ati tumbuh dalam keluarga religius dan intelektual. Ayahnya, Muhammad Taqi Syari‘ati, merupakan seorang ulama yang aktif dalam gerakan pembaruan Islam. Sementara ibunya, berasal dari keluarga pemilik tanah kecil di Sabzevar, sebuah kota dekat Mashhad.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Iran, Ali Syari‘ati melanjutkan studi sosiologi di Universitas Sorbonne, Prancis. Di sana ia mempelajari filsafat, sejarah, dan teori sosial modern, sekaligus berinteraksi dengan berbagai pemikiran revolusioner dan anti-kolonial.

Ali Syari‘ati mengajak masyarakat untuk memandang Islam bukan hanya sebagai agama ritual dan ibadah individual, tetapi juga sebuah kekuatan sosial yang mendorong perubahan dan pembebasan manusia dari penindasan.

Menurutnya, Islam harus dipahami sebagai “mazhab pemikiran dan aksi”, yakni agama yang melahirkan kesadaran intelektual sekaligus gerakan nyata dalam kehidupan masyarakat.

Ali Syari‘ati mengkritik sikap umat Islam yang memahami agama secara pasif dan hanya terfokus pada tradisi formal. Ia mengajak umat untuk kembali kepada semangat Islam yang revolusioner, adil, dan berpihak kepada kaum tertindas. Dalam banyak tulisannya, ia juga menekankan pentingnya peran intelektual Muslim dalam membangunkan kesadaran sosial masyarakat.

Ali Syari‘ati wafat pada 1977 di Inggris dalam usia 44 tahun.

Informasi Tambahan

Penulis

Ali Syari‘ati

Penerbit

Noura

Halaman

176

ISBN

On Process