NABI PEMBAWA RAHMAT

Adab dan Etika Rasulullah <– Baca tulisan sebelumnya Adab dalam Bertutur Kata Rasulullah memiliki cara bertutur yang jelas dan mudah diingat. Siapa pun yang mendengarkan kata-kata beliau dapat dengan mudah mengingatnya. Hal ini membuat hadis-hadis yang beliau sampaikan mudah dihafal. Gaya berbicara Rasulullah to the point, tidak bertele-tele, dan fasih, sehingga orang lebih […]
NABI PEMBAWA RAHMAT

Sifat Rasulullah <– Baca tulisan sebelumnya Imam Al-Ghazali dalam Ihyâ’ Ulûmuddîn Jilid Kedua, Bab 20 membahas adat kebiasaan hidup Rasulullah. Sifat Rasulullah menurut Imam Al-Ghazali: -Pemurah -Penyabar -Adil -Pemaaf -Dermawan -Pemberani -Tawadhu Ini adalah sifat-sifat ideal, sangat sulit mencari seseorang yang memiliki semua sifat ini. Dalam banyak cerita, keberanian Rasulullah sangat terlihat, terutama […]
NABI PEMBAWA RAHMAT

Ciri Fisik dan Mukjizat Rasulullah <– Baca tulisan sebelumnya Syaikh Said bin Abdul Qadir dalam kitab Al-Âyâtul Bayyinât fî A’dhâi Rasûlullâh min Mu‘jizât banyak memberi penjelasan menarik mengenai anggota tubuh Rasulullah yang dianggap sebagai mukjizat. Salah satunya adalah sosok Rasulullah ketika berdampingan dengan orang yang berpostur tinggi, beliau tidak terlihat lebih pendek, dan […]
NABI PEMBAWA RAHMAT

Arti Nama Muhammad <– Baca tulisan sebelumnya Syaikh Aidh Al-Qarni dalam kitab Muhammad Ka Annaka Tarahu. Beliau menyatakan, “Muhammad Saw. adalah nama yang sesuai dengan orangnya, julukan yang sesuai dengan simbolnya, dan sifat yang sesuai dengan keteladanannya. Dalam dirinya terhimpun semua hal terpuji, meraih semua kemuliaan, menguasai norma-norma kebaikan, tiada tandingan dalam keteladanannya, […]
NABI PEMBAWA RAHMAT

Karakter Rasulullah menurut Ali Syariati <– Baca tulisan sebelumnya Rasulullah, menurut Ali Syariati, adalah sosok yang bersih sejak awal kehidupannya. Manusia sering terkontaminasi oleh sejarah dan pengalaman hidupnya, namun Rasulullah tidak mengalami hal tersebut karena Allah menjaga beliau. Hal ini terlihat sejak beliau belum lahir, ayahnya telah meninggal dunia. Padahal, pengaruh orangtua dalam […]
NABI PEMBAWA RAHMAT

Akhlak dan Adab <– Baca tulisan sebelumnya Akhlak, dalam istilah sehari-hari, bisa diartikan sebagai karakter yang tertanam dalam diri kita, yang muncul sebagai hasil dari pembiasaan kebaikan. Ketika kita melakukan kebaikan secara spontan, tanpa harus dipikirkan dulu, itu menandakan bahwa akhlak kita sudah terinternalisasi dengan baik. Akhlak adalah karakter yang tertanam dalam jiwa. […]
NABI PEMBAWA RAHMAT

<– Baca tulisan sebelumnya Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang Mukmin (QS At-Taubah [9]: 128). Ayat ini menunjukkan bahwa Rasulullah berasal dari umatnya sendiri, sehingga memahami situasi, kondisi, dan ikhwal […]
Lebih dari Sepuluh Abad Thariqah ‘Alawiyah Menyebar, Ternyata Indonesia Salah Satu Pusatnya!

Tahukah Nourans kalau Thariqah ‘Alawiyah sudah ada lebih dari 10 abad dan telah tersebar ke seluruh penjuru dunia? Thariqah ‘Alawiyah lahir di Hadhramaut, Yaman. Dalam beberapa waktu, para tokoh ‘Alawiyyin melakukan perjalanan perdagangan sekaligus melakukan penyebaran agama Islam ke berbagai wilayah di dunia. Mulai dari sanalah Thariqah ‘Alawiyah menyebar ke wilayah India, Afrika Timur, Asia […]
PUASA DAN CINTA

Cara Menghidupkan Cinta <– Baca tulisan sebelumnya Kita mengawali pembahasan ini dengan mengaitkannya dengan puasa, dan kita akan mengakhirinya juga dengan menghubungkannya dengan puasa. Menurut Imam Ghazali ada tiga level puasa, yaitu puasa orang awam, puasa orang khusus (khawwâsh), dan puasa orang paling khusus (khawwâshul khawwâsh). Meminjam logika Imam Ghazali tentang level puasa, […]
PUASA DAN CINTA

Cinta Negatif <– Baca tulisan sebelumnya –Cinta Manipulatif Cinta ini tidak sejati, karena dijalankan dengan kepalsuan demi kepalsuan. Biasanya, cinta manipulatif berakar dari rasa takut kehilangan orang yang dicintai, kemudian terwujud dalam bentuk karakter cinta yang posesif. Cinta manipulatif sering kali muncul ketika seseorang mengubah dirinya hanya demi mempertahankan cintanya, bahkan dengan mengorbankan […]