Buku Steal Like an Artist karya Austin Kleon tentang kreativitas

Steal Like an Artist: 10 Rahasia Kreativitas yang Tak Diajarkan Siapa pun

Ditulis oleh Minou, Admin Noura, 07/02/2026 

Yuk, bagikan artikel ini!

Mencuri Layaknya Seorang Seniman: Serangkai Tips dari Austin Kleon Steal Like an Artist

Nourans, siapa bilang menjadi kreatif itu harus selalu orisinal? Dalam bentala raya yang sesak oleh ide dan karya, kreativitas justru sering lahir dari keberanian untuk “mencuri” dengan cara yang elegan—mencuri inspirasi, sudut pandang, dan proses berpikir. Itulah gagasan utama yang diangkat Austin Kleon dalam bukunya Steal Like an Artist (Edisi Spesial 10 Tahun).

Buku ini merupakan bagian pertama dari trilogi kreatif Austin Kleon sebelum Show Your Work dan Keep Going. Kleon—yang menyebut dirinya sebagai “penulis yang juga menggambar”—mengajak pembaca untuk berdamai dengan kebuntuan kreatif dan ketakutan akan tudingan tidak orisinal. Melalui teks singkat dan ilustrasi sederhana, ia membuka pintu bagi siapa pun yang ingin berkarya: penulis, musisi, desainer, pelukis, hingga pekerja kreatif lintas disiplin.

Semua Karya Hebat Berasal dari “Pencurian” yang Cerdas

Austin Kleon menegaskan bahwa tidak ada karya seni yang benar-benar lahir dari ruang hampa. Setiap ide adalah hasil dari pengaruh, observasi, dan proses meniru yang panjang. Ia mencontohkan tokoh-tokoh besar seperti Kobe Bryant, Steve Jobs, hingga The Beatles, yang semuanya menyerap dan mengolah inspirasi dari sosok yang mereka kagumi.

Seni tidak muncul begitu saja. Ia tumbuh dari proses mencoba, gagal, merefleksikan, lalu mencoba kembali. Bahkan karya yang tampak paling unik sekalipun tetap memiliki jejak pengaruh dari masa lalu. Anak kecil belajar berjalan dengan meniru, penulis belajar merangkai kalimat dengan meniru huruf, dan seniman belajar menemukan gaya dengan meniru banyak karya.

The Beatles, misalnya, memulai perjalanan mereka sebagai band pembawa lagu-lagu orang lain. Paul McCartney secara terbuka mengakui pengaruh Elvis Presley, Buddy Holly, hingga Little Richard dalam musik mereka. Dari proses “meniru” itulah kemudian lahir suara yang dianggap revolusioner. Seperti kata Gary Panter, meniru satu orang akan membuatmu menjadi bayangannya, tetapi meniru banyak orang justru membuatmu tampak otentik.

Steal Like an Artist dan Cara Pandang Baru tentang Kreativitas

Dalam Steal Like an Artist, Austin Kleon mengajarkan bahwa meniru bukanlah tindakan plagiat, melainkan tahap awal dalam membangun identitas kreatif. Fokusnya bukan pada hasil akhir, tetapi pada proses belajar dari karya-karya yang kita kagumi. Dengan mengumpulkan berbagai pengaruh, lalu menyaringnya melalui pengalaman pribadi, sebuah karya akan menemukan suaranya sendiri secara alami.

Buku ini membantu pembaca melepaskan rasa bersalah saat terinspirasi oleh karya orang lain. Kleon menekankan pentingnya kejujuran, etika, dan transformasi ide. Inspirasi yang dicuri harus diolah, bukan disalin mentah-mentah. Pendekatan ini membuat Steal Like an Artist relevan bagi siapa pun yang ingin membangun kebiasaan kreatif yang sehat dan berkelanjutan di tengah arus informasi yang masif.

Buku Inspirasi yang Ringkas, Berisi, dan Relevan

Dengan ukuran mungil 17 x 17 cm dan ketebalan sekitar 180 halaman, buku Steal Like an Artist terasa ringan namun padat makna. Isinya jauh dari teori abstrak yang mengawang-awang. Sebaliknya, Kleon menawarkan sepuluh gagasan praktis yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tak heran jika buku ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 27 bahasa, terjual ratusan ribu kopi di seluruh dunia, dan masuk daftar New York Times Bestseller. Sejumlah tokoh kreatif seperti Seth Godin dan Chris Anderson pun mengakui relevansi pemikirannya. Gaya bahasa yang ringkas, dipadu ilustrasi visual, membuat buku ini mudah dicerna tanpa kehilangan kedalaman.

Baca juga: Man’s Search for Meaning: Mencari Makna Hidup di Tengah Penderitaan

Untuk Siapa Buku Steal Like an Artist Ini?

Resensi buku Steal Like an Artist karya Austin KleonBuku ini cocok untuk siapa pun yang pernah merasa ragu untuk memulai. Mereka yang takut dicap tidak orisinal, pekerja kreatif yang merasa buntu, hingga pembaca yang ingin memahami bahwa setiap karya besar selalu memiliki akar inspirasi. Steal Like an Artist bukan ajakan untuk menjiplak, melainkan undangan untuk jujur terhadap proses belajar dan berani berkarya.

Jika Nourans merasa kreativitasmu terhambat oleh rasa takut dan perfeksionisme, buku ini bisa menjadi pengingat yang menenangkan. Resensi ini baru mengulik sebagian kecil dari gagasan di dalamnya. Masih banyak rahasia dan latihan kreatif yang menunggu untuk ditemukan. Temukan bukunya sekarang di nourabooks.co.id dan mulailah pencurian ide yang paling elegan—dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Beli bukunya di sini

 


Referensi