
Dongeng sebelum Tidur yang Diam-Diam Mengajarkan Sains kepada Anak
Dongeng sebelum Tidur yang Diam-Diam Mengajarkan Sains kepada Anak Parents, pernahkah si Kecil bertanya, “Kenapa burung bisa membuat sarang?” atau “Kenapa semut bisa membawa makanan
Viktor Frankl pernah berada di empat kamp kematian Nazi yang berbeda, termasuk Auschwitz, antara tahun 1942 dan 1945. Dia bertahan hidup, sementara orangtuanya, saudara laki-laki, dan istrinya yang tengah hamil akhirnya tewas dalam kamp.
Di dalam keganasan dan kekejian kamp, Frankl yang juga seorang psikiater belajar menemukan makna hidup. Menurutnya, kita tidak dapat menghindari penderitaan, tetapi kita dapat memilih cara mengatasinya, menemukan makna di dalamnya, dan melangkah maju dengan tujuan baru.
Teori Frankl, yang dikenal sebagai logoterapi, menjelaskan bahwa dorongan utama kita dalam hidup bukanlah kesenangan, tetapi penemuan dan pencarian dari apa yang secara pribadi kita temukan bermakna. Banyak orang terinspirasi dari kisahnya dan menjadikan buku ini sebagai satu dari sepuluh buku paling berpengaruh di Amerika dan telah dicetak ulang lebih dari 100 kali dalam edisi bahasa Inggris.
****
“Sebuah karya literatur abadi tentang cara bertahan hidup.” —New York Times






Dongeng sebelum Tidur yang Diam-Diam Mengajarkan Sains kepada Anak Parents, pernahkah si Kecil bertanya, “Kenapa burung bisa membuat sarang?” atau “Kenapa semut bisa membawa makanan

Mengapa Anak Takut Gelap? Cerita Imajinatif Bisa Jadi Solusinya Parents, pernahkah si Kecil tiba-tiba memanggil saat lampu dimatikan? “Mama… aku takut gelap.” Situasi ini sangat

Keren! Buku Anak Indonesia Tembus BolognaRagazzi Awards 2026 Parents, pernah membayangkan buku yang dibacakan sebelum tidur bisa bersinar di panggung dunia? Dari ruang keluarga yang

Matan Abu Syuja‘: Ringkasan Fiqih Mazhab Syafi’i (Republished): Panduan Praktis Memahami Hukum Islam secara Tuntas, Jelas, dan Sistematis Sebagai salah satu mazhab yang dianut mayoritas

Anak Kecil Tak Berarti Suaranya Kecil: Mengajarkan Anak Berani Bersikap sejak Dini Parents, pernahkah tanpa sadar kita memotong ucapan anak dengan kalimat seperti, “Ah, kamu

Agar Anak Tidak Mudah Patah Hati: Melatih si Kecil Menghadapi Penolakan sejak Dini Parents, tahukah kenapa melatih anak menerima penolakan sejak dini menjadi bagian penting
Berlangganan untuk dapatkan berita terbaru tentang buku, penulis, promo, dan lainnya dari Noura Publishing