Aku-senang-berdoa-cover-depan

Aku Senang Berdoa

Naura senang berdoa.
Dia selalu membaca doa saat melakukan sesuatu.
Apakah kamu juga senang berdoa seperti Naura?
Yuk, belajar doa bersama-sama.

Quick View

Al-Hikam Ibn ’Athaillah untuk Semua

Al-Hikam adalah sebuah kitab fenomenal. Buah karya ulama legendaris: Ibn ’Athaillah Al-Iskandariy (w. 709 H). Kitab maupun pengarangnya demikian populer dalam tradisi tasawuf dunia, termasuk di Nusantara. Al-Hikam yang ditulis dalam bentuk kumpulan metafor indah (aforisma) dan disajikan secara pendek. Sayang, kandungan nasihatnya agak sulit dipahami banyak orang. Tingginya bahasa dan kedalaman yang dikandung dalam setiap aforisma menjadi penyebabnya.

Namun, jangan khawatir! Buku ini justru meruntuhkan kesan berat tersebut. Sang penulis berhasil menghidangkan ungkapan  Syaikh Ibn ’Athaillah dengan ramuan penjelasan ringan, sederhana, dan selalu terkait kehidupan sehari-hari. Terasa bermakna dan kontekstual. Kita pun dibuat mudah menangkap petuah kebijaksanaan sang Syaikh. Tak pelak lagi, buku ini dibutuhkan sebagai panduan mengenal kasih sayang-Nya, yang selalu hadir di tengah kehidupan makhluk-Nya.

Quick View
Cover-depan-All-Missing-Girls

All The Missing Girls

Pasar malam. Bianglala. Hutan. Gua tersembunyi. Seorang gadis menghilang tanpa jejak. Cooley Ridge, kota kecil di North Carolina, berubah mencekam dalam satu malam. Tidak ada yang melihat apa-apa, orang-orang menyimpan rahasia.

Sepuluh tahun kemudian, gadis lain menghilang. Trailer yang kosong, hutan misterius di belakang rumah, kegelapan yang tersembunyi di balik rimbun pepohonan. Lalu, rahasia-rahasia kelam mulai terkuak. Sesuatu yang terkubur di masa lalu, kini perlahan-lahan muncul ke permukaan.

Quick View

Allah Tidak Cerewet Seperti Kita

Buku ini merupakan kumpulan ceramah Emha Ainun Nadjib di berbagai majelis. Tema-tema ceramah yang dipilih terkait hakikat ajaran Islam yang luwes dan tidak menyulitkan—jauh dari kesan yang ditimbulkan oleh sikap dan perilaku sebagian umat Islam masa kini.

Quick View

Amal Pemusnah Kebaikan

“Iri akan memusnahkan kebaikan, seperti api memusnahkan kayu.” Demikian sabda Nabi Saw. Dari sini kita paham bahwa penyakit hati tak hanya menjadikan suatu amal sia-sia, bahkan memusnahkan kebaikan yang ada. Sehingga membersihkan hati menjadi kebutuhan utama bagi setiap Muslim. Untuk itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami ciri-cirinya dan cara mengobatinya. Tanpa itu, bisa jadi amal kita akan musnah di hadapan Allah.

Buku ini––yang berjudul asli Qabashu Nûr al-Mubîn–– adalah ringkasan Bab Muhlikat, kuarter ketiga dari Ihya’ ‘Ulumuddin karya Al-Ghazali. Isinya yang ringkas menjadi petunjuk yang mudah bagi orang yang hendak meniti jalan menuju Allah dan sampai kepada-Nya.

Quick View

Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Sala satu prinsip dasar agama Islam, bahkan semua agama samawi, adalah “menyuruh memerintahkan perbuatan kebaikan dan mencegah perbuatan kejahatan”, atau dalam istilah populer: “amar ma’ruf nahi mungkar”. Cukup banyak firman Allah dan sabda Nabi Saw. yang memerintahkan hal itu, antara lain:

… hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru pada kebajikan, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah perbuatan mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS Âli `Imrân [3]: 104)

Di antara sabda Nabi Saw.:

“Hendaklah kalian melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar, atau jika tidak, Allah akan menguasakan orang-orang jahat di antara kalian, lalu orang-orang baik-baik di antara kalian berdoa kepada Allah namun doa-doa kalian takkan dikabulkan oleh-Nya.”

Dan sabda beliau, “Barang siapa di antara kalian menyaksikan kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya (atau mencegahnya) dengan tangannya. Apabila tidak mampu, hendaklah mengubahnya dengan lidahnya. Dan apabila tidak mampu, hendaklah mengubahnya dengan hatinya.     

Sayangnya, amar ma’ruf nahi mungkar di masa sekarang sudah banyak ditinggalkan, sehingga perbuatan kebajikan kurang sekali diperhatikan dan sebaliknya, perbuatan kemungkaran makin merajalela dan menjadi-jadi.

Di sisi lain, kita menyaksikan gejala penentangan keras terhadap kemungkaran, yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu—yang betapa pun baik dan tulusnya niat mereka—tetapi disebabkan kurangnya pengetahuan mereka tentang rukun dan syarat pelaksanaan amar ma’ruf dan mungkar, telah menimbulkan perasaan kurang enak di antara khalayak umum, bahkan dapat berakibat hilangnya simpati sebagian besar umat terhadap mereka.

Buku ini, karya Al-Ghazali (rahimahullah) yang dikenal secara luas sebagai faqih, sufi, dan pemikir besar Islam, membahas secara tuntas tentang rukun, syarat, dan adab ber-amar ma’ruf nahi mungkar; dengan memberikan berbagai contoh bagaimana para ulama besar di masa-masa lalu melakukannya terhadap khalayak umum maupun para  penguasa negeri di zaman mereka.

Quick View

Anak-anak Ibrahim

Konflik antara Yahudi Israel dan Islam Palestina serta para pendukung mereka adalah yang terbesar dan paling berdampak. Gemanya hingga melampaui batas teritori, bahkan ke seluruh dunia. Sampai hari ini, tak satu pun usaha yang berhasil mendamaikan konflik ini, meski berbagai usaha telah dicoba. Boleh jadi karena usaha yang dilakukan tidak dilandasi dengan komitmen rekonsiliasi melalui dialog yang jujur.

Imam Shamsi Ali dan Rabi Marc Schneier melakukan upaya pendekatan antara Muslim dan Yahudi. Dengan jujur, isu yang memisahkan sekaligus menyatukan Muslim dan Yahudi, mereka hadapi sebagai sesama “Anak-Anak Ibrahim”. Upaya yang tidak populer ini mulai mereka retas dari Amerika Serikat, lalu merambah ke Eropa dan Timur Tengah, yang memberi secercah harapan dalam membangun perdamaian.

Buku ini adalah catatan dialog terbuka mengenai pertentangan Muslim dan Yahudi. Sangat inspiratif dan penting untuk dibaca.

Quick View

Andai Cican Jadi Dokter

Andai jadi dokter,
Cican akan membantu orang-orang yang sakit.
Menyuntik pasien.
Menuliskan resep obat.
Hmm, apa lagi, ya?

Quick View