Silent-Wife--cover-depan

The Silent Wife

Jodi Brett seorang psikoterapis yang cantik dan cerdas. Todd Gilbert seorang pengusaha yang sedang menuju puncak kesuksesan. Pasangan sempurna di mata semua orang. Siapa yang menyangka bahwa apa yang tampak indah di luar, bukanlah kenyataan yang sesungguhnya?

Satu telepon di suatu siang dan hidup Jodi tidak lagi sama. Jodi menyaksikan dunianya yang sempurna runtuh dalam sekejap. Dia terancam kehilangan segalanya. Harta benda, apartemen, dan Todd.

Selama ini Jodi selalu diam, menutup mata atas semua kesalahan Todd. Haruskah dia terus diam dan merelakan? Ataukah dia harus membalas dendam?

Apa pun pilihannya, semua orang tahu bahwa wanita yang terluka bisa menjadi sangat berbahaya.

Quick View

The Woman in Cabin 10

Instant New York Times’ and USA Today’s Bestseller

Ini tugas terbesar sepanjang sejarah karier jurnalisme Lo Blacklock: meliput pelayaran sebuah kapal pesiar mewah selama seminggu. Mengalami trauma setelah pencurian di rumahnya, berada di kapal pesiar menjadi sesuatu yang terasa aman bagi Lo. Tidak mungkin orang bisa masuk ke kapal yang berada di tengah samudra. Namun, bagaimana jika bahaya itu berasal dari dalam? Dari kabin tak berpenghuni di sebelah kamarnya? Bunyi ceburan tengah malam, gadis yang dia lihat tapi tidak seorang pun kenal, dan pembunuhan yang dia yakini terjadi tapi tidak seorang pun mau percaya. Mungkinkah dia hanya terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan obat antidepresan hingga mulai mengkhayal?

Quick View

The Woman in the Window

Anna Fox berdiri di depan jendela. Siap melakukan kegiatan rutinnya: memata-matai para tetangga lewat lensa kamera. Ya, dia hafal kegiatan mereka semua. Ya, dia menyaksikan perselingkuhan. Namun, tidak pernah sebuah pembunuhan.

Hari itu, pemandangannya berbeda. Pisau di dada Jane—tetangga barunya, darah di kaca, jemari yang menggapai meminta pertolongan. Anna bergegas ke luar rumah untuk menyelamatkan wanita itu. Namun, agorafobia parah yang diidapnya membuatnya pingsan saat melangkah ke tempat terbuka. Saat sadar, ada Jane Russel lain di hadapannya, seorang wanita yang tidak dia kenal, Jane Russel sesungguhnya. Tidak ada yang mati, dia mungkin berhalusinasi.

Anna pun mencurigai ingatannya sendiri. Terlalu banyak minum, mereka bilang. Mungkin dia hanya berusaha mencari perhatian karena kesepian. Benarkah?

Quick View