Suicide Knot

Seorang siswi mati. Bunuh diri.
Siaran live Instagram-nya saat gantung diri di ruang kelas menjadi viral.
Benarkah sesederhana itu? Benarkah kejadiannya seperti yang terlihat?
Karen tidak percaya. Anne tidak bunuh diri. Anne tidak mungkin bunuh diri.

Quick View

The Girl on The Train

Rachel menaiki kereta komuter yang sama setiap pagi. Setiap hari dia terguncang-guncang di dalamnya, melintasi sederetan rumah-rumah di pinggiran kota yang nyaman, kemudian berhenti di perlintasan yang memungkinkannya melihat sepasangan suami istri menikmati sarapan mereka di teras setiap harinya. Dia bahkan mulai merasa seolah-olah mengenal mereka secara pribadi. “Jess dan Jason,” begitu dia menyebut mereka. Kehidupan mereka-seperti yang dilihatnya-begitu sempurna. Tak jauh berbeda dengan kehidupannya sendiri yang baru saja hilang.

Namun kemudian, dia menyaksikan sesuatu yang mengejutkan. Hanya semenit sebelum kereta mulai bergerak, tapi itu pun sudah cukup. Kini segalanya berubah. Tak mampu merahasiakannya, Rachel melaporkan yang dia lihat kepada polisi dan menjadi terlibat sepenuhnya dengan kejadian-kejadian selanjutnya, juga dengan semua orang yang terkait. Apakah dia telah melakukan kejahatan alih-alih kebaikan?

Quick View

The Good Neighbor

tidak setiap hari seekor anjing mengendus mayat. Namun itulah yang terjadi di kompleks perumahan Parkville.

Seorang gadis ditemukan tewas terbunuh, terkubur di sebuah tanah kosong setelah menghilang berhari-hari. Pertanyaannya: siapa? Siapa yang tega mengakhiri hidup seorang gadis SMA berprestasi yang menjadi idola banyak orang?

Quick View
The-Life-We-Bury-01

The Life We Bury

Seorang gadis pemandu sorak dibunuh dengan kejam di sebuah gudang. Sang tetangga, Carl Iverson, seorang veteran Perang Vietnam, dijadikan tersangka dan divonis puluhan tahun penjara.

Tiga puluh tahun kemudian, Joe Talbert, seorang mahasiswa, mendapat tugas untuk menuliskan biografi seseorang. Dia berencana mencari narasumber dari panti jompo, tapi siapa sangka dia malah bertemu Carl, sang pembunuh yang tengah sekarat karena kanker pankreas?

Kesempatan untuk mewawancarai Carl adalah tantangan yang tidak akan Joe lewatkan. Namun, tidak ada penjahat yang mau mengaku. Carl pun begitu. Sejujur apa seorang pria yang hampir mati? Bisakah Joe percaya?

Helai demi helai benang kebenaran terurai. Dalam perjalanan menguak peristiwa tragis dan menghadapi pertarungan hidup dan mati dengan iblis sesungguhnya dari masa lampau, Joe juga harus menghadapi masa sekarangnya yang kacau balau. Sebelum semuanya terlambat, mampukah Joe melewati semuanya dengan selamat?

Quick View
Silent-Wife--cover-depan

The Silent Wife

Jodi Brett seorang psikoterapis yang cantik dan cerdas. Todd Gilbert seorang pengusaha yang sedang menuju puncak kesuksesan. Pasangan sempurna di mata semua orang. Siapa yang menyangka bahwa apa yang tampak indah di luar, bukanlah kenyataan yang sesungguhnya?

Satu telepon di suatu siang dan hidup Jodi tidak lagi sama. Jodi menyaksikan dunianya yang sempurna runtuh dalam sekejap. Dia terancam kehilangan segalanya. Harta benda, apartemen, dan Todd.

Selama ini Jodi selalu diam, menutup mata atas semua kesalahan Todd. Haruskah dia terus diam dan merelakan? Ataukah dia harus membalas dendam?

Apa pun pilihannya, semua orang tahu bahwa wanita yang terluka bisa menjadi sangat berbahaya.

Quick View

The Woman in Cabin 10

Instant New York Times’ and USA Today’s Bestseller

Ini tugas terbesar sepanjang sejarah karier jurnalisme Lo Blacklock: meliput pelayaran sebuah kapal pesiar mewah selama seminggu. Mengalami trauma setelah pencurian di rumahnya, berada di kapal pesiar menjadi sesuatu yang terasa aman bagi Lo. Tidak mungkin orang bisa masuk ke kapal yang berada di tengah samudra. Namun, bagaimana jika bahaya itu berasal dari dalam? Dari kabin tak berpenghuni di sebelah kamarnya? Bunyi ceburan tengah malam, gadis yang dia lihat tapi tidak seorang pun kenal, dan pembunuhan yang dia yakini terjadi tapi tidak seorang pun mau percaya. Mungkinkah dia hanya terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan obat antidepresan hingga mulai mengkhayal?

Quick View

The Woman in the Window

Anna Fox berdiri di depan jendela. Siap melakukan kegiatan rutinnya: memata-matai para tetangga lewat lensa kamera. Ya, dia hafal kegiatan mereka semua. Ya, dia menyaksikan perselingkuhan. Namun, tidak pernah sebuah pembunuhan.

Hari itu, pemandangannya berbeda. Pisau di dada Jane—tetangga barunya, darah di kaca, jemari yang menggapai meminta pertolongan. Anna bergegas ke luar rumah untuk menyelamatkan wanita itu. Namun, agorafobia parah yang diidapnya membuatnya pingsan saat melangkah ke tempat terbuka. Saat sadar, ada Jane Russel lain di hadapannya, seorang wanita yang tidak dia kenal, Jane Russel sesungguhnya. Tidak ada yang mati, dia mungkin berhalusinasi.

Anna pun mencurigai ingatannya sendiri. Terlalu banyak minum, mereka bilang. Mungkin dia hanya berusaha mencari perhatian karena kesepian. Benarkah?

Quick View