Terbang

“Lahir miskin itu enggak salah …”
–Onggy Hianata

Terbanglah, Chun! Terbanglah menembus langit!
Mimpi-mimpimu tergantung di sana.

Siang yang terik. Badan kuyup keringat dan kaki tanpa alas, A Chun mengintip ke dalam kelas. Di sana A Lie, kakaknya duduk menyimak tekun. A Chun hanya dapat berharap, suatu saat dia juga bias duduk menyimak pelajaran. Bungsu dari delapan bersaudara itu harus menelan pil pahit, karena keluarganya hanya mampu menyekolahkan A Lie.
Untunglah, guru-guru A Lie mengizinkan A Chun masuk kelas. Bagaimanapun hidup A Chun tak lantas berjalan mulus. Nasibnya kembali dipertaruhkan ketika dia lulus SMA dan hijrah ke Surabaya.
Air mata, keringat, dan rasa putus asa hampir saja merenggut semangat Onggy. Namun, satu yang selalu diingat, dia harus terbang menggapai impian.

Quick View
Buku The Black Cat & Other Stories

The Black Cat And Other Stories

Siapa yang tidak mengenal sosok Edgar Allan Poe? Karya-karyanya menginspirasi para penulis cerita misteri terkenal seperti Agatha Christie hingga Sir Arthur Conan Doyle. Ide dan gaya penceritaan yang begitu unik, suram, dan menekankan deskripsi yang kuat, membuat pembaca seakan mengalami sendiri kisah yang dilakoni tokoh utamanya.
Tumbuh dewasa sebagai anak adopsi, Poe menjalani kehidupan yang sulit. Namun, di tengah kerumitan kisah pribadinya, Poe mampu menulis begitu banyak karya yang patut diapresiasi di genre horror gothic dan detektif.
Kucing Hitam (1843) adalah salah satu cerpennya yang membuat pembaca benar-benar merasakan kengerian si tokoh utama atas kejadian aneh setelah kematian kucing peliharaannya. Sementara Peristiwa Pembunuhan di Rue Morge (1841), disebut-sebut sebagai kisah detektif fiksi pertama di dunia—menceritakan tokoh detektif yang dengan metode tertentu menyelidiki kasus pembunuhan di ruang tertutup.
Kedua cerpen tersebut beserta kisah pilihan lainnya terhimpun dalam buku ini. Cerita-cerita yang tak boleh dilewatkan, terutama oleh pendamba kisah-kisah misterius.

Quick View
SERI THE BLISS BAKERY TRILOGY

The Bliss Bakery Trilogy #1 Bliss

Musim panas itu, Rosemary Bliss melihat ibunya mengaduk halilintar ke dalam semangkuk adonan dan semakin yakin bahwa orangtuanya menggunakan sihir di Toko Roti Bliss.  Rahasianya ada pada sebuah buku resep Bliss Cooker Booke. Namun, apa jadinya jika Rose dan Ty memutuskan bereksperimen denga beberapa resep saat orangtua mereka pergi? Yah, beberapa Muffin Asmara dan Cookies Kebenaran sepertinya tak akan menimbulkan masalah, bukan?

Quick View
Buku a dash of magic

The Bliss Bakery Trilogy #2 A Dash Of Magic

Rosemary Bliss rela melakukan apa pun untuk mendapatkan kembali Buku Resep ajaib milik keluarganya. Maka, dia menerima tantangan Bibi Lily untuk mengikuti kompetisi masak internasional di Paris. Jika Rose menang, Bibi Lily akan mengembalikan bukunya. Jika tidak, maka buku itu akan hilang selamanya. Didampingi keluarganya, kakek buyutnya, seekor kucing sarkastik, dan tikus Prancis, Rose berjuang demi menciptakan masakan spesial yang bisa membuatnya jadi pemenang. Bersama Ty dan Sage, Rose pun berkeliling Paris demi mendapatkan bahan-bahan ajaib: Rahasia Senyum Monalisa, Dentang Lonceng Notre Dame, Bisikan Kekasih, sampai Hujan Murni dari Puncak Eiffel.
Rose benar-benar tidak boleh kehilangan Bliss Cookery Booke untuk kedua kalinya!

Quick View
The-Bliss-bakery-3-sampul-belakang

The Bliss Bakery Trilogy #3 Bite-Sized Magic

Dua minggu berlalu sejak Rose memenangi kompetisi Gâteaux Grands dan mendapatkan kembali buku resep rahasia keluarga Bliss. Dia pun jadi terkenal.
Sayangnya, ketenaran menjerumuskan Rose pada masalah baru. Mr Butter dari perusahaan Mostess menculiknya. Dia pun dipaksa mengembangkan resep ajaib untuk beberapa cake dinky, pai bulan dan bola-bola cokelat.
Kekacauan terjadi. Resep ajaibnya menciptakan zombie.
Kini, bersama tim barunya yang absurd, Rose harus mencegah rencana jahat Mr Butter menguasai dunia dengan kudapan jahat.

Bagi Rosemary Bliss, ketenaran bukan masakan yang menyenangkan.

Quick View
The-Bliss-bakery-4

The Bliss Bakery Trilogy #4 Magic by the Mouthful

Lagi-lagi Asosiasi Internasional Penggilas Adonan berulah! Dengan bantuan Bibi Lily, mereka mencuri Larutan Venus milik Keluarga Bliss! Kali ini atas arahan si jahat Count Caruso, dengan tujuan yang lebih kejam daripada sebelumnya! Dengan setetes Larutan Venus pada tiap potong Kue Alaska yang lezat, orang yang menyantapnya bisa diperbudak sesuka hati. Celakanya, bukan sembarang orang yang menjadi sasaran, melainkan para pemimpin negara peserta konvensi Dewan Kerja Sama Kuliner Internasional.

Rose, sang Master Pembuat Kue, panik! Dia masih 13 tahun, dan sekali lagi keselamatan dunia berada di tangannya. Apa yang harus dia lakukan?

Quick View
Cover-depan-buku-The-Demigod-Dieries

The Demigod Diaries

Demigod Muda yang budiman,

Takdirmu menanti. Kini, setelah kau mengetahui siapa sejatinya orangtuamu, kau harus mempersiapkan diri untuk masa depan penuh rintangan—bertarung melawan monster, berpetualang ke penjuru dunia, serta menghadapi dewa-dewi Yunani dan Romawi yang temperamental. Sungguh, aku sama sekali tidak iri padamu.
Kuharap The Demigod Diaries ini bisa membantumu mempersiapkan diri untuk menyongsong petualanganmu sendiri. Seperti kata Annabeth, pengetahuan adalah senjata. Semoga berhasil, Pembaca Muda. Siapkan baju tempur dan senjatamu. Tetap waspada. Ingatlah, kau tak pernah sendirian!

Quick View
Cover-Depan-The-Demigod-Files

The Demigod Files

Demigod Muda yang budiman,

Sebenarnya buku ini tidak boleh diperlihatkan kepada anak manusia biasa. Karena di sini banyak peristiwa yang dirahasiakan.
Kau akan tahu kebenaran tentang naga perunggu, senjata rahasia baru Hades, dan bagaimana Percy terpaksa terlibat dalam pembuatan senjata itu.
Bukannya ingin menakutimu, tapi sangat penting supaya kau menyadari betapa berbahayanya kehidupan seorang pahlawan.
Chiron juga telah memberiku izin publikasi beberapa wawancara sangat rahasia dengan sebagian pekemah yang paling berpengaruh. Coba bocorkan informasi ini kepada non-demigod, maka Clarisse akan memburumu dengan lembing elektriknya. Percayalah, kau tak ingin hal itu sampai terjadi.
Pelajari buku ini dengan saksama, sebab petualanganmu sendiri mungkin baru dimulai. Semoga para dewa-dewi selalu bersamamu, Demigod Muda!

Yang terhormat,

Rick Riordan
Penulis Senior, Perkemahan Blasteran

Quick View