Buku love & Gelato

Love & Gelato

Ibumu meninggal dan tiba-tiba saja kau harus tinggal bersama ayahmu—yang bahkan tidak kau ketahui keberadaannya selama ini. Tepat itulah yang dialami Lina Emerson.
Oh, tapi ayahnya tinggal di Italia. Bayangkan saja musim panas, langit cerah, perbukitan hijau, dan tentu saja gelato yang lezat. Sayangnya, semua itu sama sekali tidak membuat Lina bahagia. Lalu, jurnal ibunya mengubah segalanya, dengan kalimat pembuka mengejutkan, Aku membuat pilihan yang salah.
Kini, Lina memiliki tujuan: menguak teka-teki masa lalu sang ibu. Lina bertualang menyusuri Florence ditemani Ren, sahabat barunya. Pada saat yang sama, ada Thomas, pemuda luar biasa tampan beraksen British, yang berhasil memesona Lina pada pandangan pertama. Lina menyukai Thomas, tapi kedekatannya dengan Ren mulai membuat perasaannya goyah.
Ibunya pernah bilang Florence adalah tempat sempurna untuk jatuh cinta, yang juga berarti menjadi tempat terburuk untuk patah hati. Bisakah cinta sesederhana gelato saja? Lembut, nikmat, dan mencuri hati?

Quick View
Magnus-Chase-&-the-Gods-of-Asgard-03-The-Ship-of-the-Dead

Magnus Chase & the Gods of Asgard #3 The Ship of the Dead

Magnus sudah belajar cara mencemplungkan diri ke laut tanpa perlu mati tenggelam atau menjadi santapan para monster. Dia bahkan belajar dari ahlinya langsung, sang putra Poseidon, Percy Jackson. Berhasil? Tidak juga, karena apa gunanya mempelajari semua itu kalau yang kau hadapi adalah Loki dan ribuan pasukannya yang sudah mati dan kini bangkit lagi?

Bahkan. Sebelum terjadi pertarungan akbar, Magnus dan teman-temannya sudah harus menghadapi banyak rintangan. Dari yang gampang: menanggung malu berlayar dengan kapal bercat kuning norak, bertemu sang kakek, Njord, yang tergila-gila pada kakinya sendiri, atau saat Magnus tanpa sengaja menjilat darah yang menetes dari jantung bakar seekor naga [huek!]. Hingga yang sulit: mengalahkan sembilan budak raksasa, menghadapi sang majikan raksasa yang mengamuk karena mead-nya dicuri, atau nyaris tewas beku di Niflheim, dunia es dan kabut.

Quick View
Magnus-Chase-and-the-Gods-of-Asgard-#1,-The-Sword-of-Summer

Magnus Chase and the Gods of Asgard #1: The Sword of Summer

Tak pantas dipilih, tak pantas mati,
seorang pahlawan yang tak sanggup diemban Valhalla.
Ke timurlah mentari bergerak, sembilan hari lagi,
dan Pedang Musim Panas membebaskan si buas dari belenggunya.

Sejak kematian ibundanya oleh serigala bermata biru, Magnus menggelandang sendirian di jalanan Boston. Dia berusaha bertahan hidup dan melarikan diri dari kejaran polisi dan para pekerja sosial. Hingga suatu hari, seorang paman yang lama dia hindari memberitahunya sebuah rahasia aneh—bahwa Magnus adalah putra dewa.

Magnus sudah sering mengalami hal gila di kesehariannya. Tapi, ternyata, mitos-mitos itu nyata. Sesosok makhluk neraka muncul menyerang Magnus. Ia menginginkan Pedang Musim Panas milik Magnus yang konon bisa mempercepat kiamat Ragnarok.
Perjuangan Magnus baru saja dimulai, dan semuanya berawal dengan kematiannya.

Quick View
Magnus-Chase-&-the-Gods-of-Asgard-02-The-Hammer-of-Thor

Magnus Chase and the Gods of Asgard #2: The Hammer of Thor

Gawat! Thor kehilangan benda paling berharga miliknya. Apa lagi kalau bukan Mjolnir—palu Thor—yang merupakan senjata paling kuat di Sembilan Dunia. Parahnya, kali ini Mjolnir jatuh ke tangan Thrym, si raja Jotun, yang menyembunyikannya di suatu tempat rahasia.

Tanpa Mjolnir musuh-musuh Asgard akan memanfaatkan situasi dan mengerahkan penyerangan. Akibatnya? Mungkin saja bisa memicu terjadinya Ragnarok—peperangan yang menandai akhir dunia.

Di dalam mimpi, Magnus didatangi Loki, yang mengaku sudah merancang perjanjian demi mendapatkan Mjolnir kembali. Tapi, ada persyaratannya. Magnus harus membawa calon pengantin perempuan serta maskawin untuk dipersembahkan kepada Thrym.

Magnus dan kawan-kawannya tak punya pilihan lain. Mereka mesti  segera menjalankan misi pengembalian Mjolnir. Sekalipun memenuhi semua persyaratan itu dalam waktu singkat bukanlah hal mudah.

Quick View
Buku Matilda

Matilda

“Kami melihat Miss Trunchbul menyambar kucir seorang gadis dan melemparnya melewati pagar taman bermain!”

Quick View

Mortal Engines

Ini bukan lagi dunia yang kita kenal. Abad-abad telah berlalu, kota-kota kini melayang, digerakkan oleh mesin-mesin canggih, saling memakan satu sama lain agar bisa terus beroperasi. Negeri Luar, hamparan daratan yang tidak ditempati, adalah tempat berbahaya yang mengancam nyawa.
London pun tengah berburu. Menyantap kota kecil dan kabur dari kota-kota pemangsa yang lebih besar. Dan, dalam kemeriahan tangkapan terbaru, terjadilah serangan terhadap sang pahlawan kota, Thaddeus Valentine.
Tom, seorang pemuda magang, yang mengidolakan Valentine—dan jatuh hati kepada anaknya, Katherine—langsung mengejar si tersangka, seorang gadis bermuka parut yang kabur dengan terjun dari London yang tengah melaju. Namun, saat Tom menanyai Valentine mengapa gadis bernama Hester Shaw itu ingin membunuhnya, Valentine menjawab dengan cara mendorong Tom hingga ikut terlempar menyusul gadis itu.
Kini, Tom terdampar di Negeri Luar bersama Hester Shaw yang sinis dan terluka parah. Mereka bekerja sama menemukan jalan kembali ke London untuk alasan yang jauh berbeda: Tom ingin kembali ke rumah, Hester ingin membunuh Valentine.
Yang belum mereka sadari, Negeri Luar akan menghajar mereka hingga babak belur sebelum mereka sampai di tujuan. Berhasilkah mereka bertahan?

Quick View
Jessica-Townsend penulis buku nevermoor

Nevermoor #1 The Trials Of Morrigan Crow

Morrigan Crow tahu dia akan mati saat berulang tahun ke-12, tepat pada hari Eventide. Seperti halnya anak-anak lain yang lahir pada tahun yang sama, dia dituduh sebagai penyebab semua kesialan di kotanya, dari kematian, cuaca buruk, kekalahan dalam lomba, sampai makanan basi.

Namun, siapa sangka Eventide tiba satu tahun lebih cepat? Dan, siapa sangka pula, bukannya Maut, malah Jupiter North yang menjemputnya, membawa Morrigan kabur ke kota rahasia, Nevermoor.

Quick View
Cover-Buku-Olenka

Olenka

Fanton Drummond jatuh cinta kepada sosok Olenka. Perempuan misterius yang tanpa sengaja dia temui dalam sebuah lift di Apartemen Tulip Tree. Semenjak pertemuan itu, tak henti-hentinya Fanton Drummond mengamati dan menebak-nebak bagaimana kehidupan Olenka sebenarnya.

Semakin dalam Fanton Drummond menelusuri hidup Olenka, semakin liar bayangan Fanton Drummond—sebagaimana perjalanan menyusuri sebuah peta dunia, yang tak menemukan pangkal pastinya.

Melalui Olenka Budi Darma sejatinya sedang menyibak rahasia paling kelam dalam jiwa manusia. Karakter-karakter unik dengan kecamuk pikiran dituturkan dengan menarik, menjadikan novel ini sebuah  capaian bahasa paripurna.

Quick View