Buku-Caraval-1

Caraval

Selamat datang, selamat datang di Caraval!

Tella kabur dari rumah demi datang ke Caraval, muak dengan kekejaman sang ayah. Scarlett, sang kakak, berusaha mengejar dengan pertolongan dari seorang pemuda asing, Julian.

Di dalam, kalian akan temukan lebih banyak keajaiban daripada yang bisa disaksikan orang lain seumur hidup mereka.

Tella menghilang. Tidak ingin terpesona pada sihir Caraval, Scarlett hanya ingin menemukan Tella dan pulang tepat waktu di hari pernikahannya. Tapi itu tidak mudah.

Dunia kami dibangun dari khayalan.
Jadi, walaupun kami ingin kalian terhanyut, berhati-hatilah jangan sampai terseret arus terlalu jauh.

Scarlett kehabisan waktu dan dunia gelap Caraval memerangkapnya. Satu per satu orang di sekitarnya mati dan nyawa Scarlett ikut terancam.

Mimpi-mimpi yang menjadi nyata memang indah, tetapi itu juga bisa menjadi mimpi buruk jika kalian tidak terjaga.

Kini, Scarlett tidak yakin lagi mana yang nyata dan mana yang tidak. Caraval sama sekali tidak seperti yang pernah dia bayangkan.

Dan, ingatlah, ini semua hanya permainan.

Quick View
Buku-caraval-2-Legendary

Caraval #2: Legendary

Hati untuk dilindungi. Utang untuk dibayar. Permainan untuk dimenangkan,

Demi menemukan sang ibu, Tella membuat perjanjian berbahaya dengan seorang kriminal misterius dan, sebagai gantinya, harus menyerahkan nama asli Legend, sang Master Caraval.
Tella pun berusaha keras memenangi Caraval kali ini—yang menjanjikan pertemuan dengan Legend sebagai hadiah—meski itu berarti dia harus kembali menghadapi kelemahannya yang paling memalukan: rayuan Dante, lelaki yang pasti akan menghalanginya mencapai tujuan.
Banyak yang harus Tella pertaruhkan. Kepercayaan kakaknya, cinta yang untuk pertama kali singgah di hatinya, bahkan nyawa, jika dia memang harus berkorban.
Tella nyaris melupakan peringatan yang diketahuinya sejak awal: Meski terasa seperti fantasi, lima malam Caraval sangatlah nyata.
Ya, Caraval kali ini, bukan lagi sekadar permainan.

Quick View
buku carmine

Carmine

Rasa sakit itu seperti hantu.
Semu.
Tidak nyata.
Tapi ada.

“Datanglah, Carmine. Jemput anak-anakmu.”

Anak-anaknya dalam bahaya. Dia harus bergegas, sebelum wanita itu “menidurkan” mereka.

“Aku akan menolongmu, Carmine. Aku akan memperbaikimu.”

Quick View

Charlie and the Chocolate Factory

“Aku Willy Wonka telah memutuskan untuk mengizinkan lima anak mengunjungi pabrikku. Kelima anak beruntung ini akan mendapat kesempatan untuk melihat semua rahasia dan sihir di dalamnya.”

Quick View

Charlie and the Great Glass Elevator

“Sungguh beruntung!” Pekik Mr. Wonka. “Kita akan mendarat tepat di tengah operasi luar angkasa terbesar sepanjang masa!”

Quick View

Crying Doesnt Change A Thing

“KPIPA’s Best National Book”
“The 31th Shin Dong-Yup Prize for Literature”
“Today’s Young Artist Award for Literature”
“Telah terjual lebih dari 100.000 eksemplar dalam 6 bulan di Korea”

Mungkin hal yang paling kurindukan bukanlah dirimu yang dulu kucintai, melainkan aku yang dulu mencintaimu sepenuh hati.

Quick View

Curiosity House #1 The Shrunken Head

Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, dan Anak-Anak sekalian, mendekatlah! Jangan malu-malu! Kami memiliki koleksi terbesar barang-barang absurd dan pameran menakjubkan yang berisi lebih dari setiap belahan dunia! Dan, tidak lupa, para penampil kami yang berbakat.
Kalian akan menyaksikan penampilan memukau dari Thomas, si lentur yang bisa masuk ke ruang sekecil apa-pun; Philippa sang pembaca pikiran; Sam, si bocah superkuat; dan Max, sang pelempar jitu.
Dan tentu saja, koleksi teranyar kami yang baru didatangkan langsung dari pedalaman Amazon, si Kepala Mengerut!
Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, tolong jangan dorong-dorong! Pintunya akan dibuka sebentar lagi. Kujamin muat untuk semua orang.
Dan, sekarang, selamat datang di Museum Aneh tapi Nyata Dumfrey! Silakan, silakan masuk, kalian semua!

Quick View
Curiosity House #2 The Screaming Statue

Curiosity House #2 The Screaming Statue

Kepala Mengerut telah berlalu, kini saatnya Patung-Patung Menjerit beraksi untuk membuat para pengunjung terpaku. Diorama lengkap TKP pembunuhan yang mencekam, mulai dari ranjang sampai noda darah. Seorang wanita kaya yang cantik digetok sampai mati oleh sang suami! Dumfrey yakin ini adalah salah satu ide paling brilian yang pernah dia ciptakan.

Nyatanya tidak. Tidak ada pengunjung yang datang ke museum, para penampil mulai bersitegang, dan mereka terancam kelaparan. Yang lebih buruk, bisa jadi museum akan segera ditutup dan mereka semua akan hidup luntang-lantung. Belum lagi beberapa kasus pembunuhan yang seolah menjadi kutukan dan terus membawa-bawa nama museum. Sam, Pippa, Thomas, dan Max harus melakukan sesuatu!

Quick View