Michelle Obama Penulis buku becoming, memoar terlaris tahun 2018

Becoming

“… bersama, di apartemen kami yang sesak, Ayah dan Ibu mengajariku melihat nilai-nilai dalam setiap kisah kehidupan kami … bahkan saat kisah itu tidak indah atau sempurna ….”

Dunia Michelle kecil adalah sebuah apartemen sempit di South Side, Chicago, tempat dia dan saudaranya, Craig, dibesarkan dan dididik untuk menjadi pemberani dan tidak takut bicara. Namun kemudian, kehidupan membawanya jauh melangkah, mulai dari Universitas Princeton—tempat dia belajar merasakan menjadi satu-satunya perempuan kulit hitam di sebuah ruangan—hingga ke kantor pengacara tempat dia bekerja dan bertemu Barack Obama, yang kemudian menjadi suaminya. Pertemuan yang mengubah semua rencana hidupnya.

Dalam buku ini, untuk pertama kalinya, Michelle Obama menggambarkan tahun-tahun pertama pernikahannya, ketika dia berjuang menyeimbangkan pekerjaan dan keluarganya dengan karier politik suaminya yang bergerak cepat. Dia juga mengungkap drama pencalonan suaminya sebagai presiden hingga perannya sebagai tokoh yang populer, sekaligus sasaran kritik.

Dengan narasi yang anggun, penuh humor, dan keterusterangan, Michelle menuturkan kisah di balik layar kehidupannya selama delapan tahun di Gedung Putih yang membuatnya tak hanya dikenal, tetapi juga semakin mengenal negaranya.

Melalui Becoming, sebuah memoar yang jujur dan berani, Michelle Obama menggugah kita untuk bertanya: Who are we and who do we want to become?

Quick View
buku-brand-thinking

Brand Thinking

Apa itu brand? Apa itu branding? Apa kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari? Sejauh mana sebuah brand memengaruhi kehidupan kita? Mengapa perusahaan perlu melakukan branding? Apa alasan konsumen membeli sebuah brand?

Debbie Millman, seorang visoner desain, menemukan jawabannya melalui wawancara dengan 22 tokoh yang berkecimpung dalam dunia bisnis dan kreatif, di antaranya Wally Olins, Seath Godin, Malcom Galdwell, dan Phil Duncan.

Brand bukan sekedar logo atau gambar. Brand juga bukan sekadar sebuah kemasan, Ada filosofi dan pemikiran besar dalam pembuatannya yang membuat konsumen levi’s merasa keren ketika menggunakannya, minum kopi di starbuck menjadi gaya hidup, pengguna Apple begitu fanatik, atau coca cola menjadi minuman soda terlaris. Target pasar, budaya, kesadaran publik hanyalah beberapa hal yang mempengaruhi proses pembuatan brand hingga akhirnya melekat di benak konsumen.

Debbie Millman mengungkap berbagai fakta di balik penciptaan sebuah brand, ide-ide kreatif, dan yang terutama, mengapa sebuah brand begitu dicari dan dibeli oleh konsumen.

Quick View
buku dan-muhammad-adalah-utusan-allah

Dan Muhammad adalah Utusan Allah

Cinta kepada Nabi bagaikan aliran darah
di dalam pembuluh-pembuluh umatnya.
—Muhammad Iqbal, Penyair dan Filsuf

Dalam buku ini, Annemarie Schimmel menunjukkan betapa luasnya penghormatan Muslim kepada Nabi Muhammad Saw. sebagai sosok agung dan manusia istimewa.
Di Pakistan misalnya, hari kelahiran (maulid) Nabi Muhammad Saw. dirayakan dengan sangat meriah. Kota dan desa dihiasi bendera, umbul-umbul, karangan bunga, pita-pita, dan lampu-lampu hingga tampak semarak. Ribuan orang melantunkan shalawat dan puji-pujian untuk menunjukkan rasa cinta mereka kepada Sang Nabi.

Quick View
Buku FEAR: Trump di Gedung Putih

Fear: Trump Di Gedung Putih

“Kekuatan yang sesungguhnya adalah … rasa takut.”
—Donald Trump,
dalam wawancara dengan Bob Woodward dan Robert Costa
pada 31 Maret 2016 di Old Post Office Pavilion, Trump International Hotel, Washington DC.

Karakternya emosional, meledak-ledak, tidak dapat diprediksi; semua tergambar dalam setiap kebijakannya. Seolah membuktikan keyakinan pada ucapannya, semua geraknya menimbulkan ketakutan, tak hanya di kalangan Gedung Putih—yang harus siap siaga mengatasi kekacauan yang dibuatnya—dan masyarakat Amerika, tetapi juga masyarakat dunia.

Quick View