1-Jam-Bersama-Nabi-Cover-Belakang

1 Jam Bersama Nabi

Mempelajari Hadis Nabi selalu menarik terlebih bila dikaitkan dengan kondisi masyarakat masa kini. Sesungguhnya, banyak problem masa kini bisa teratasi dengan mempelajari perilaku Nabi. Karena, segala perbuatan baik maupun buruk, yang terjadi di masa kini, telah terjadi pula di zaman Nabi hanya bentuknya saja yang berubah.

Buku ini, yang ditulis dengan gaya bercerita, mengajak pembaca mengkaji hadis melalui wawancara imajiner dengan Nabi Saw. Dengan cara penulisan yang mengalir, kita seolah-olah diajak berdialog langsung dengan Nabi berkaitan dengan permasalahan yang kita hadapi sehari-hari.

Quick View
115-Kisah-Menakjubkan-Kehidupan-Rasulullah

115 Episode Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah Saw

Hai Abu Thalib, lembah sudah mengering dan makhluk Allah dilanda dahaga. Segera mohonkanlah hujan untuk kami!

Memenuhi permintaan para pemuka Quraish, Abu Thalib berjalan menuju Ka‘bah bersama anak muda yang wajahnya cemerlang bak matahari dhuha, tetapi teduh menyejukkan—Muhammad. Menyandarkan punggung pada dinding Ka‘bah sambil memegangi anak muda itu, Abu Thalib mengangkat tangan berdoa: “Turunkanlah hujan, wahai Tuhan kami. Kami ber-tawasul kepada-Mu dengan anak yang penuh berkah ini.

Serta-merta di langit yang tadinya sebening kaca dan biru bersih itu awan mulai berhimpun. Gumpalan-gumpalan uap air bergulung-gulung dari pelbagai penjuru. Suara halilintar menggelegar bersahutan, dan hujan pun mengguyur Makkah dengan sangat deras.

Itulah salah satu kisah menakjubkan tentang Nabi Islam. Bersama kisah lain dalam buku ini, cerita ini meyakinkan kita bahwa ialah Sang Mustofa manusia terpilih itu.

Quick View

195 Pesan Cinta Rasulullah

Tidaklah menghormati kaum wanita kecuali orang mulia, dan tidaklah menghinakan kaum wanita kecuali orang hina.” (HR Ibnu Asakir)

Sepanjang hidupnya, Rasulullah Saw. gemar memberi nasihat kepada kaum wanita, yang dapat direnungkan dan dilaksanakan oleh kaum wanita saat ini. Terlebih di tengah kehidupan modern yang rentan menimbulkan fitnah.

Pesan cinta Rasulullah Saw. dapat membimbing kehidupan Muslimah dalam setiap langkahnya, terlebih di tengah kehidupan modern, yang rentan menimbulkan fitnah. Nasihat-nasihat pendek nan agung ini terasa laksana curahan kasih sayang yang mengasuh dan mendidik Muslimah mulai soal berpakaian, berdandan, bergaul, bepergian, bekerja, berkeluarga, mengasuh anak, beribadah, berzikir, hingga soal kematian.

Pendek kata, buku ini memandu Muslimah untuk senantiasa memperbaiki diri dan menghiasi hidupnya dengan iman dan amal saleh sehingga sebagai “perhiasan terbaik dunia” terwujud nyata.

Quick View

7 Password Percepatan Rezeki

Sesungguhnya rezeki itu akan mencari seseorang dan bergerak lebih cepat daripada ajalnya. (Hadis Sahih Jami’ Al-Shaghir)

Kaidah-kaidah emas percepatan rezeki dalam buku ini disarikan dari banyak temuan para praktisi bisnis yang mengalami lompatan kekayaan—mereka yang mendapat karunia rezeki tak terduga. Inti dari segala temuan itu seolah membuktikan teori law of attraction di seputar sikap takwa: Kebaikan yang Anda YAKINI akan dibalas berkali lipat, maka pelipatgandaan itulah yang Anda dapatkan!

Langkah keyakinan itu bisa BERUPA karier, bisnis, mengukir senyum di wajah ibu, mencipta riang anak-anak yatim, tahajud, membuka jalan bisnis untuk saudara atau teman, dan kebaikan apa pun. “Pertemuan” Anda dengan banyak tokoh dalam kisah buku ini, yang menuturkan miracle dari langkah keyakinannya, akan menjadi bukti tentang kepastian imbalan bagi sikap takwa itu.

Secara luar biasa buku ini akan membantu kita mempertebal iman, meneguhkan optimisme, dan membakar keyakinan kita dalam langkah karier, bisnis, dan kehidupan pada umumnya.

Quick View

Al-Hikam Ibn ’Athaillah untuk Semua

Al-Hikam adalah sebuah kitab fenomenal. Buah karya ulama legendaris: Ibn ’Athaillah Al-Iskandariy (w. 709 H). Kitab maupun pengarangnya demikian populer dalam tradisi tasawuf dunia, termasuk di Nusantara. Al-Hikam yang ditulis dalam bentuk kumpulan metafor indah (aforisma) dan disajikan secara pendek. Sayang, kandungan nasihatnya agak sulit dipahami banyak orang. Tingginya bahasa dan kedalaman yang dikandung dalam setiap aforisma menjadi penyebabnya.

Namun, jangan khawatir! Buku ini justru meruntuhkan kesan berat tersebut. Sang penulis berhasil menghidangkan ungkapan  Syaikh Ibn ’Athaillah dengan ramuan penjelasan ringan, sederhana, dan selalu terkait kehidupan sehari-hari. Terasa bermakna dan kontekstual. Kita pun dibuat mudah menangkap petuah kebijaksanaan sang Syaikh. Tak pelak lagi, buku ini dibutuhkan sebagai panduan mengenal kasih sayang-Nya, yang selalu hadir di tengah kehidupan makhluk-Nya.

Quick View

ALLAH TIDAK CEREWET SEPERTI KITA

Buku ini merupakan kumpulan ceramah Emha Ainun Nadjib di berbagai majelis. Tema-tema ceramah yang dipilih terkait hakikat ajaran Islam yang luwes dan tidak menyulitkan—jauh dari kesan yang ditimbulkan oleh sikap dan perilaku sebagian umat Islam masa kini.

Quick View

Amal Pemusnah Kebaikan

“Iri akan memusnahkan kebaikan, seperti api memusnahkan kayu.” Demikian sabda Nabi Saw. Dari sini kita paham bahwa penyakit hati tak hanya menjadikan suatu amal sia-sia, bahkan memusnahkan kebaikan yang ada. Sehingga membersihkan hati menjadi kebutuhan utama bagi setiap Muslim. Untuk itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami ciri-cirinya dan cara mengobatinya. Tanpa itu, bisa jadi amal kita akan musnah di hadapan Allah.

Buku ini––yang berjudul asli Qabashu Nûr al-Mubîn–– adalah ringkasan Bab Muhlikat, kuarter ketiga dari Ihya’ ‘Ulumuddin karya Al-Ghazali. Isinya yang ringkas menjadi petunjuk yang mudah bagi orang yang hendak meniti jalan menuju Allah dan sampai kepada-Nya.

Quick View

Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Sala satu prinsip dasar agama Islam, bahkan semua agama samawi, adalah “menyuruh memerintahkan perbuatan kebaikan dan mencegah perbuatan kejahatan”, atau dalam istilah populer: “amar ma’ruf nahi mungkar”. Cukup banyak firman Allah dan sabda Nabi Saw. yang memerintahkan hal itu, antara lain:

… hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru pada kebajikan, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah perbuatan mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS Âli `Imrân [3]: 104)

Di antara sabda Nabi Saw.:

“Hendaklah kalian melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar, atau jika tidak, Allah akan menguasakan orang-orang jahat di antara kalian, lalu orang-orang baik-baik di antara kalian berdoa kepada Allah namun doa-doa kalian takkan dikabulkan oleh-Nya.”

Dan sabda beliau, “Barang siapa di antara kalian menyaksikan kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya (atau mencegahnya) dengan tangannya. Apabila tidak mampu, hendaklah mengubahnya dengan lidahnya. Dan apabila tidak mampu, hendaklah mengubahnya dengan hatinya.     

Sayangnya, amar ma’ruf nahi mungkar di masa sekarang sudah banyak ditinggalkan, sehingga perbuatan kebajikan kurang sekali diperhatikan dan sebaliknya, perbuatan kemungkaran makin merajalela dan menjadi-jadi.

Di sisi lain, kita menyaksikan gejala penentangan keras terhadap kemungkaran, yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu—yang betapa pun baik dan tulusnya niat mereka—tetapi disebabkan kurangnya pengetahuan mereka tentang rukun dan syarat pelaksanaan amar ma’ruf dan mungkar, telah menimbulkan perasaan kurang enak di antara khalayak umum, bahkan dapat berakibat hilangnya simpati sebagian besar umat terhadap mereka.

Buku ini, karya Al-Ghazali (rahimahullah) yang dikenal secara luas sebagai faqih, sufi, dan pemikir besar Islam, membahas secara tuntas tentang rukun, syarat, dan adab ber-amar ma’ruf nahi mungkar; dengan memberikan berbagai contoh bagaimana para ulama besar di masa-masa lalu melakukannya terhadap khalayak umum maupun para  penguasa negeri di zaman mereka.

Quick View