Kathleen Fenton dan Lukisan Merak Imam Ali

Tak dinyana Kathleen menyatakan kekaguman yang besar atas deskripsi Imam Ali tersebut, bahkan menawarkan untuk membuat lukisan yang sesuai dengan uraian itu untuk kami muat di halaman dalam buku. Meski sangat berterima kasih dengan tawarannya, saya menginformasikan bahwa kami hanya memerlukan ilustrasi untuk sampul.

Ketika rights and acquisition editor kami, Shera Diva, meminta padanya quotation dan invoice untuk file ilustrasi karyanya, Kathleen tidak segera menjawab sebagaimana biasa dia menjawab dengan segera email-email saya. Shera sampai mengulang emailnya, dan baru dua hari setelah email kedua itu kami mendapat jawaban: “After much prayer, I decided to give you permission to use the image for free.”

Keindahan seni dalam format apa pun, termasuk prosa liris Imam Ali tentang penciptaan burung merak itu, ternyata memang dapat menghubungkan jiwa-jiwa—lintas negara, lintas benua, lintas ras, bahkan lintas agama—karena sebenarnyalah jiwa-jiwa itu bersumber pada Satu Keindahan, yaitu Dia, Allah ‘Azza wa Jalla.

Jagakarsa, Kamis 24 Maret 2016

Cinta dalam Kajian Mistisisme Keagamaan

24/03/2016

Diskusi & Peluncuran Buku Mereguk Cinta Rumi di Galeri Indonesia Kaya

24/03/2016

Leave a Reply