RahmadiyantiSakaw dengan tanda-tanda pikiran gelisah dan tak fokus, kaki gatal-gatal, serta sering mengkhayal ia alami bila lama tak melakukan perjalanan. Traveling memang salah satu kesukaan Rahmadiyanti yang akrab disapa Dee, selain kesukaannya pada buku. Karena buku pula selulus SMA dia melanjutkan kuliah di jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya UI. Dia berpikir dengan kuliah di jurusan tersebut dan kelak bekerja di perpustakaan, kesukaannya membaca akan terpuaskan.

Namun, setamat kuliah pada tahun 1997, dia hanya dua tahun bekerja di bidang perpustakaan, sebagai pustakawan di Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti. Selanjutnya dia tertantang bekerja di bidang jurnalistik. Sembilan tahun dia lalui di majalah Annida, hingga pada tahun 2008, dia kembali ke habitat buku. Dia ditawari mengelola Lingkar Pena Publishing House (LPPH), penerbit kongsi Yayasan Lingkar Pena dan Mizan. Pada 2012 LPPH dilebur menjadi Noura Books, dia sempat diamanahi sebagai manajer buku anak dan remaja, kemudian menangani bagian promosi, hingga saat ini.

Putri NimittaPutrika  Santi Nimitta yang biasa dipanggil Putri ini suka ngobrol dengan banyak orang, mulai dari ibu kantin, abang ojek, peresensi buku, artis, bahkan penulis-penulis beken Noura. Saking dekatnya dengan orang-orang terkenal itu sampai sering disangka manajer penulis atau bahkan disangka istri penulis. Nggak heran kalau gadget-nya standby 24 jam dalam sehari. Hehe…

Lulusan Sastra  Arab UI serta Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, suka membaca Fairy Tale. Dia mengidolakan Hans Christian Andersen. Selain cerita dongeng, dia juga suka membaca cerita fantasi. Demi  memuaskan hobi membaca buku fantasi dia rajin menyambangi perpustakaan dan taman baca. Pojokan rak adalah spot favoritnya.  Sejak 2011, Putri bisa sepuasnya membaca buku gratis  karena telah tergabung dengan Noura Books di bagian Promosi dan Humas.

Pengalaman cukup berkesan baginya, saat megejar tandatangan Pak Jokowi untuk buku “Jokowi Pemimpin Rakyat Berjiwa Rocker” yang saat itu masih menjabat sebagai Walikota Solo. Mulai dari kehabisan tiket sampe harus ngebolang, nungguin beliau sampai jam 3 pagi, berurusan sama protokoler,  sampai dipedekatein sama beberapa simpatisan. :p

Libur adalah kata favoritnya, kesempatan itu dipakai untuk tidur seharian, mencoba resep baru, berkebun dan berburu produk diskon di Pasar Modern. Ingin lebih dekat denganya bisa email ke putrika.nimitta@mizan.com, Twitter: @NimittaPutri, Facebook: Putri Nimitta.

Yuliane Monic
Deskripsi disini