poseidon

Masyarakat Yunani masih memegang kepercayaan pada para dewa dewi dalam Mitologi Yunani.

Salah satu bukti yang ada hingga saat ini adalah teknologi kelautan dan perkiraan cuaca di sana yang menggunakan sistem operasi bernama Sistem Poseidon. Data-data yang direkam dari pesisir Yunani melalui Sistem Poseidon bisa memprediksi beberapa hal termasuk  perkiraan cuaca, perkiraan pelayaran, tinggi air laut, perkiraan gelombang laut, dan ekosistem.

Siapakah Poseidon?

Masyarakat Yunani mengenal Poseidon sebagai dewa penguasa laut, sungai, dan danau, sekaligus dewa gempa bumi dan kuda. Dia adalah putra Titan Kronos dan Rhea. Sosok Poseidon digambarkan sebagai pria berotot dan berjanggut, berambut gelap, yang membawa trisula yang kuat. Satu kali pukulan trisulanya dapat menghancurkan batu besar, membelah bumi, menimbulkan banjir, dan gempa bumi. Pelaut Yunani biasanya berdoa kepada Dewa Poseidon untuk keselamatan perjalanan, bahkan kadang mengorbankan kuda yang ditenggelamkan ke laut.

Karakter Poseidon konon mencerminkan ciri khas lautan yang bisa berubah-ubah, kadang bergejolak dan kadang tenang. Ketika menjaga lautan, dia menaiki kereta perang yang ditarik dua ekor hippokampus di atas air. Poseidon sering digambarkan sebagai kerang laut dan lumba-lumba. Seperti kebanyakan dewa laut, Poseidon memiliki kemampuan untuk berubah wujud, namun tidak memiliki kekuatan meramal.

Julukan Poseidon yang paling terkenal adalah Enosikhthon (pengguncang bumi) dan Gaieokhos (penjaga bumi). Sebagai dewa kuda, Poseidon konon menciptakan kuda zebra dalam usahanya untuk menciptakan hewan paling indah di dunia, sekaligus demi menarik hati seorang gadis bernama Demeter. Tetapi ketika telah berhasil menciptakan kuda zebranya dengan indah, rasa cintanya pada Demeter lenyap.  Sebagai Hippios atau Konsos (Dewa Kuda) Poseidon adalah ayah kuda terkenal, Pegasus.

Poseidon menikah dengan Amfitrit, seorang nimfa dan dewi laut kuno. Amfitrit yang enggan menikahi Poseidon karena mengetahui reputasi buruk calon suaminya, sempat menyembunyikan diri di Samudera Atlantik. Untuk mencari Amfitrit, Poseidon mengirim makhluk-makhluk laut, tapi mereka gagal. Poseidon lalu menyuruh lumba-lumba yang akhirnya berhasil menemukan Amfitrit dan membujuknya untuk menikah dengan Poseidon. Karena keberhasilannya, Poseidon mengangkat lumba-lumba menjadi rasi bintang. [rst]