Penulis Ibarat Psikolog

Agenda-Penulis Ibarat Psikolog
Agenda-Penulis Ibarat Psikolog

Dalam bincang-bincang Menjadi Manusia dengan Sastra di Galeri Indonesia Kaya Minggu (11/2) , muncul pertanyaan: Apakah kalau tidak mengenal sastra berarti belum menjadi manusia?

Hal tersebut segera direspons oleh Budi Darma–penulis Orang-orang Bloominton dan Rafilus. “Kalau kita belum mengenal sastra, kita tetap manusia. Tidak mungkin kita bukan manusia,” ujarnya. Namun, beliau melanjutkan, perkembangan diri seseorang akan menjadi lebih cepat apabila orang itu menyukai sastra. “Segala sesuatunya termasuk manusia bisa mengembangkan diri kalau orang itu menyukai sastra, maka perkembangan dirinya menjadi lebih cepat dan matang.”

Agenda-Penulis Ibarat Psikolog
Agenda-Penulis Ibarat Psikolog

(Baca juga:Apa Kata Dua Sastrawan Maestro Ini Tentang Minat Baca Generasi Millennial?)

Bahkan Budi Darma merujuk pada salah satu penelitian tentang sastra yang menyimpulkan bahwa pengarang itu lebih pandai mengenai psikologi manusia ketimbang psikolog itu sendiri. “Bukan karena pendidikan tapi bakat yang diberikan oleh Tuhan,” terangnya. []

Teks & Foto: Abdi Putra

Apa Kata Dua Sastrawan Maestro Ini Tentang Minat Baca Generasi Millennial?

15/02/2018

3 Mitos Sastra Menurut Seno Gumira Ajidarma

15/02/2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *