Lagi, Hak Cipta Buku Indonesia Dibeli Penerbit Inggris
CEO Mizan Publishing, Sari Meutia, bersama perwakilan KUBE Publishing UK berpose bersama buku Halo Balita dan Seri Anak Hebat.

 

Frankfurt Book Fair membuka mata dunia akan potensi kekayaan intelektual penulis Indonesia. Setelah novel ‘Gadis Kretek’, Inggris kembali membeli hak cipta buku cerita anak Indonesia.

“Yang membeli KUBE Publishing UK,” kata Ketua Koordinator International Fair Komisi Buku Nasional (KBN) Sari Meutia di lokasi pameran, Jumat (21/10/2016).

Buku yang dimaksud adalah seri buku ‘Halo Balita‘ dan ‘Aku Bilang Permisi‘ dari Seri Anak Hebat, yaitu buku seri karakter building anak-anak dalam wajah yang Islami. Buku ini disertai dengan ilustrasi gambar dan warna yang menarik.

Sebelumnya, MonsoonBooks UK membeli hak cipta ‘Gadis Kretek’ yang berkisah tentang perusahaan pabrik kretek Djagad Raja di tahun 1960-an. Kisah dimulai saat pemilik perusahaan, Soeraja sedang sekarat. Dalam menanti ajalnya, ia mengigaukan sebuah nama wanita “Jeng Yah”. Nama itu mengagetkan seluruh keluarga karena nama wanita yang seharusnya tak lagi boleh diucapkan dari mulut Soeraja karena ia telah memiliki 3 anak dewasa. Nama itu membuat satu kaluarga mencari guna menyelamatkan perusahaan rokok terbesar di Indonesia kala itu.

“Kalau Eropa memang tertarik dengan buku-buku yang bercerita keragaman dan pluralitas. Mereka melihat Indonesia sebagai negara Islam besar tapi tetap toleran,” kata agensi yang dibawa Komisi Buku Nasional (KBN) Nung Atasana.

Hingga pagi ini, belasan judul buku terus dijajaki untuk transaksi hak cipta mencakup tema anak dan sastra. Penerbit yang tertarik berasal dari Amerika Serikat, Inggris, India, dan Pakistan. Mereka sudah meminta versi pdf untuk sejumlah judul, antara lain Seri Survival for Kids (Bumi Aksara), Aceh Kaffee (Cendana Art Media), Didgit Cobbleheart (Lily & Eddy), Monsoon Tiger and Other Stories (Kepustakaan Populer Gramedia), dan Enjah (Beng Rahardian-Tomas Soejakto).

“Tema persahabatan dengan latar belakang keragaman sangat diminati orang Eropa,” ucap Nung.


Original post: Detik.com by Andi Saputra.