Membacakan Nyaring untuk Orang Dewasa?

Ruang-Baca-Membacakan Nyaring untuk Orang Dewasa?
Ruang-Baca-Membacakan Nyaring untuk Orang Dewasa?

Nama Roosie Setiawan dikenal sebagai penyebar virus membaca untuk anak-anak. Penggagas komunitas Reading Bugs, dan penulis buku Membacakan Nyaring ini memang berkeinginan kuat menjadikan generasi muda gemar membaca untuk peningkatan kualitas bangsa.

Yang mendorong Roosie melakukan aktifitas  Membaca Nyaring untuk anak-anak adalah pemikiran Jim Trelease yang dituangkan dalam buku Read Aloud Handbook. Trelease yang mengupas manfaat membaca nyaring menyemangati Roosie untuk melaksanakan aksi read aloud (membacakan nyaring) bagi anak-anak, sehingga waktu luangnya di masa pensiun lebih bermanfaat setelah tak lagi disibukkan dengan pekerjaan dan mengurus dua anaknya beranjak dewasa dan mandiri.

Ternyata, bukan hanya anak-anak saja yang menikmati membaca nyaring, orang dewasa juga.  Buktinya, ada perkumpulan membaca nyaring dan ada festival membacakan nyaring untuk dewasa.  Kelompok yang diselenggarakan sebuah galeri seni pada 2013 ini awalnya hanya diikuti  beberapa peserta, lalu pesertanya bertambah hampir setiap minggu.

www.slj.com
www.slj.com

Di Singapura, story telling untuk dewasa diadakan dalam acara festival tahunan. Badan Pengembangan Buku Nasional Singapura mengadakan festival tahunan membacakan nyaring untuk dewasa hingga tahun 2014, lalu berhenti.  Festival kemudian dilanjutkan penyelenggaraannya oleh Singapura International Storrytelling Festival.  Tahun 2015, festival gratis ini diselenggarakan di dua tempat, di sebuah perpustakaan dan museum menyedot hingga ribuan pengunjung.  Tahun 2016, festival membaca nyaring dewasa kembali diselenggarakan dengan beragam bahasa: Inggris, Korea, Jepang, dan Cina.

Di Jonesborough, Tenessee, Amerika Serikat,  festival serupa dengan di Singapura malah telah berlangsung selama 45 tahun.  Festival tahun ini diselengggarakan 27 September hingga 10 Oktober menampilkan antara lain storyteller favorit Susan O’Halloran, Donald Davis, dan Anthonio Roca.  Festival berbayar ini juga dimeriahkan dengan acara hiburan dari musisi dan grup musik lokal.

Mengapa orang dewasa juga suka dibacakan cerita, mengapa tidak mendengarkan audio book saja?   Seorang peserta di grup membaca nyaring London menjawab, “Audio book tidak sama dengan membaca nyaring yang dibawakan secara langsung di depan pendengar.  Kami juga bosan dengan gadget dan ingin punya interaksi sosial secara langsung.” [rst]

Penulis yang Ditolak 200 Kali

15/01/2018

Menjadi Manusia dengan Sastra Untuk Millenial

15/01/2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *