Jane Austen Dalam Syair-Syair Lagu Taylor Swift

Taylor Swift adalah penggemar berat novelis Jane Austen. Di antara sekian banyak lagunya yang berbicara tentang pria, ada yang menganalisis bahwa lagu-lagu Taylor Swift menceritakan karakter-karakter pria dalam novel-novel Jane Austen. Berikut ini beberapa faktanya:

1. Dear John, adalah karakter John Willoughby dalam Sense and Sensibility. Sindiran Swift itu dinyatakan dalam lirik, “Do you think sixteen too young to be messed with?”. Sebab John Willoughby membuat skandal dengan remaja 15 tahun dan membuat kekasihnya tenggelam dalam patah hati dalam kesedihan.

2. Style, menceritakan tentang karakter Frank Churchill dalam Emma. Frank diam-diam bertunangan dengan sahabat Emma, padahal Emma sempat jatuh hati kepadanya. Lirik lagu yang menggambarkan fakta tersebut dituliskan Swift: I say, “I heard, oh, that you’ve been out and about with some other girl, sonorthanger abbeyme other girl.”

3. Enchanted, tentang karakter Henry Tilney dalam Northanger Abbey. Henry Tilney jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Catherine Morland seperti dilukiskan Swift dalam lirik lagu, “My thoughts will echo your name until I see you again”.

4. Tell Me Why, bertutur tentang Henry Crawford dalam Mansfield Park. Si kaya raya Henry yang mengejar cinta gadis miskin Fanny Price, digambarkan dalam lirik lagu, “Why do you have to make me feel small, so you can feel whole inside.”

5. Back to December, ditujukan pada karakter Frederick Wentworth dalam Persuasion. Frederick Wentworth jatuh cinta kepada Anne Elliot yang juga persuasionmembalas cintanya, namun mereka dipisahkan oleh keluarga Elliot hingga delapan tahun. Selama itu Wentworth tetap marah kepada Anne, hingga akhirnya dia tahu bahwa Anne masih mengharapkannya. Taylor Swift menulis, “This is me swallowing my pride, standing in front of you saying ‘I’m sorry for that night.”

6. I’m Only Me When I’m with You, adalah tentang Robert Martin dalam Emma. Robert sempat melamar Harriet Smith—sahabat Emma. Lamarannya ditolak karena Emma yang mempertimbangkan status sosial menghalangi Harriet menerima lamaran itu. Ketika akhirnya Robert Martin kembali melamarnya, Harriet pun mengatakan bersedia, karena sebagaimana lagu Taylor Swift, “I’m only me when I’m with you.” [rst]