credit- netz.id

Alibaba dan Jack Ma, dua nama yang tak terpisahkan, meskipun Ma telah pensiun sebagai CEO bisnis e-commercenya.

Di balik lika-liku perjalanannya membesarkan Alibaba hingga menjadi yang terbesar di Tiongkok dan disegani dunia, ada dua hal yang berperan penting bagi keberhasilan Jack Ma: bahasa Inggris dan persahabatan.

Pada usia 12 tahun, Jack Ma belajar bahasa Inggris kepada turis asing yang datang ke China sambil menjadi guide.  Jack Ma menjaga hubungan pertemanan. Alibaba sendiri didanai dari patungan 70 temannya. Maka, dalam menggerakkan bisnis Alibaba, bisa diumpamakan bahasa Inggris sebagai bensin, teman sebagai kendaraan yang kuat, sedangkan Ma sendiri adalah mesinnya, yang menggerakkan kendaraan melaju perlahan lalu cepat melesat.

Salah satu sahabat Jack Ma adalah Jet Li. Keduanya merintis Pengembangan Budaya Internasional Taichi, dan mempromosikan Taichi sebagai simbol Cina dan pemikiran tradisional Cina yang kuat. Sedangkan sahabat yang banyak menginspirasi kerajaan bisnisnya adalah Jack Welch, mantan CEO GE Electric. Welch, salah satu CEO terhebat di dunia, pernah mengundang Jack Ma di pertemuan tahunan G100, yaitu pertemuan para direktur utama semua perusahaan besar Amerika.  Jack Ma juga pernah mengikuti acara seminar Jack Welch. Dari pemikiran Jack Welch-lah sistem kerja Alibaba diterapkan, sehingga seorang kritikus ekonomi pernah menyebut Alibaba adalah GE di Tiongkok.

Kesibukan Jack Ma kini jauh berkurang. Dalam sebuah nasihatnya dia mengatakan, “Tidak ada satu pun dari kita yang dilahirkan untuk bekerja, melainkan untuk menikmati hidup.” Waktu luangnya kini diisi dengan banyak membaca. Padahal sewaktu sangat sibuk, yaitu di masa awal mendirikan Alibaba, satu-satunya buku yang dibaca Jack Ma adalah “Autobiografi Jack Welch”. Itulah buku manajemen bagi Ma.

Kini, orang lain lah yang membaca biografi Jack Ma, kisah-kisah tentang dirinya yang tak ditulisnya sendiri. Sering Ma bertemu dengan orang yang memintanya memberikan tanda tangan di buku bersampul dirinya, tanpa Ma tahu apa isinya. Jack Ma hanya tahu isi buku biografi yang ditulis murid, sahabat, dan asisten pribadinya, Chen Wei, yakni Jack Ma, Sisi-Sisi Tak Terduga Sang Godfather Bisnis China. [rst]

jackma