Teguh lahir pada 2 Desember 1967 sebagai putra pertama dari 4 bersaudara putra-putri HR Soedaryo (alm) dan Hj. Etjin Kuraesin. Tamat pada jurusan Ilmu Politik FISIP UI pada tahun 1993, sejak SMU dan masa kuliah ia aktif terlibat dalam kegiatan keislaman(wakil ketua Seksi Ruhani Islam SMU 4, 1984-1985, dan ketua musala FISIP UI periode 1988-1989). Antara tahun 1990 – 1999, Teguh dipercaya menggarap acara “Obrolan Puasa” (Opus), sebuah talk show radio interaktif yang membahas berbagai topik keislaman di radio Prambors Jakarta, saat bulan Ramadhan. Antara 1992-1993, Teguh diajak terlibat membangun Dakta FM, Bekasi, milik Java Motor Group (kini, Dakta adalah salah satu radio dengan pendengar paling loyal di Bekasi).

Tak lamakemudian, Teguh diminta menjadi Program Director/Operation Manager Delta FM Jakarta (1993-1994). Antara 1995 – 1997, Teguh ditarik masuk dalam jajaran PT Radionet Cipta Karya, dan memegang jabatan sebagai product offi cer hingga media buyer. Antara 1997 – 1999, dalam rangka mencari tantangan baru. Teguh terima tawaran sebagai managing director Yayasan Swarna Bhumy, milik pengusaha Faizal “Ical” Motik. Sejak 1999, Teguh memutuskan untuk lebih berkonsentrasi mengembangkan usaha distribusi jamu yang dirintis sejak 1995, dibawah bendera PT Indosuci Baraka Perdana. Di antara masamasa itu, Teguh (suami dari Sutji Artiansah, dan ayah dari Tisa ZR [17], Syifa SR [kini ia sudah lelap dalam dekapan Tuhannya], Mumtaz JA [8], dan Raushanfi kr MM [7]) aktif sebagai public speaker, trainer dan moderator pada berbagai, seminar,penceramah dari sekolah hingga perkantoran dan dikenal sebagai “spesialis” dunia remaja dan mahasiswa. Teguh juga terhitung seorang guru karena hingga kini, Teguh adalah guru tamu mata pelajaran “Life Skill” di SMP dan SMA Lazuardi Global Islamic School.

Dalam dunia pelatihan, Teguh adalah associated instructor & trainer pada PPSDM Consultant dan LPRS (Lembaga Pendidikan Ratih Sang). Materi-materi yang berkaitan dengan pemberian motivasi dan pembekalan nilai-nilai spiritual dalam manajemen adalah tema-tema favorit yang kerap Teguh sampaikan pada perusahaan-perusahaan seperti Bayer, Coca Cola Bottling, Bumi Asih Jaya, Tempo Scan Pasific Exxson Mobile, Aetra (d/h Palyja), Taspen, TransTol, Euro Management, Lemtek FT UI, Euro Management, dan BTN. Teguh juga banyak diminta untuk menyampaikan materi buku-bukunya guna disampaikan pada berbagai kesempatan: bedah buku, pelatihan, seminar, ceramah umum,pengajian dan sebagainya. Dari radio, Teguh merambah pada dunia televisi.Pernah menjadi presenter dan nara sumber, pada sejumlah acara televisi (di antaranya: acara ‘Indonesia Berzikir’ Trans TV, ‘Santrizone’ SpaceToon, serta ‘Café Soleh’ RCTI). Sebagai konsultan dan konseptor komunikasi, Teguh kerap terlibat dalam acara-acara TV seperti ‘Yuk Sahur Yuk’ (Trans TV, 2002), ‘Mi’ing Café’,dan ‘Cafe Pajak’ (TVRI,2002-2003), kesemuanya merupakan hasil kerja bareng dengan Dedy “Mi’ing”Gumelar.

Bulan Ramadhan 1427 H, Teguh menjadi narasumber pada acara ‘Ramadhan Kita’, sebuah program acara TV khusus Ramadhan (dengan segmen sasaran anak muda di Indonesia mau pun Malaysia) yang ditayangkan oleh mendiang jaringan TV cable Astro Channel, hasil besutan Mata Biru Production. Lantas, dari September 2007 hingga September 2008, Teguh menyokong Mi’ing Bagito dalam ‘City View di JakTV, sebagai content creative acara itu. Sebagai penulis, karir Teguh dimulai dengan lahirnya buku Ngefriend Sama Islam Track #1 (NSI) di bawah bendera penerbit DAR Mizan, pada tahun 2002. Buku tersebut tergolong fast moving dan telah mencapai cetak ulang hingga 5 kali. Berturut-turut kemudian terbitlah NSI Track #2, NSI Track #3, NSI Track #4, dan NSI Track #5, yang juga mendapat sambutan hangat dari remaja Muslim di Indonesia. Menyusul kemudian, buku Ngefriend Sama Cinta dan Ngefriend Sama Islam track #6 meluncur di pasaran.

Teguh juga menulis kumpulan cerpen Butik Cik Ling-Ling, diterbitkan oleh Penerbit Beranda Hikmah, pada Juli 2004, yang juga mendapat sambutan hangat dari pembaca. Sebuah novel, dengan judul Ngapain Loe, Bunga? telah diluncurkan akhir April 2005. Teguh juga pernah diminta untuk menjadi editor pada sebuah buku yang menggambarkan dunia pendidikan alternatif. Hasil besutan Teguh itu bisa dilihat pada buku Menemukan Sekolah yang Membebaskan, yang diterbitkan oleh Komunitas Sekolah Alam.
Bulan Juni 2008, terbit 3 buku karya Teguh sekaligus: Remaja Bau Syurga: Hang Out Bareng Orang Soleh, Cewek Boleh Gak Berjilbab! dan terakhir, seri terbaru Ngefriend Sama Islam track #7. Terakhir, sebuah buku yang khusus dipersiapkan untuk para ayah, masuk jajaran karya Teguh berikutnya. Terbit pada 2012, diberi judul Screaming Free Parenting!, saat ini buku itu pun sedang dalam persiapan terbit di Malaysia.

Buku Terbukti Bisa adalah karya Teguh berikutnya (terbit pada Mei 2013), yang diadaptasi dari tesis master Ilmu Politiknya di Pasca Sarjana UI. Ia juga menjadi Tenaga Ahli Dedy Gumelar di DPR RI (Januari–Juli 2010), lalu nonaktif, dan kini menjadi Vice President for Product Innovation dari Radio Smart FM Network.[]

Jakarta, 5 Juni 2013
Teguh Iman Perdana
0856 9139 5319, 0821 1028 1969
PIN BB: 25b3c648
Twitter @teguhiperdana
Email & Facebook: teguhfriend@gmail.com