youtube.comScreenSlam

Ditolak penerbit adalah pengalaman banyak penulis. Disanjung penerbit mungkin hanya dialami sedikit penulis. Di antara yang sedikit itu ada nama Fredrick Backman, penulis novel Swedia yang kini namanya mendunia.

Penerbita man called ove Atria di Swedia awalnya tak menyangka novel berjudul En man som heter Ove (A Man Called Oveyang ditawarkan Backman, akan meraup untung besar.  Mereka hanya tertarik pada unsur humor pada tulisan Backman.

Empat tahun setelah penolakan pertama, novel A Man Called  Ove malah sudah dicetak ulang 40 kali dengan total penjualan 2,8 juta eksemplar. Inilah novel Swedia paling mendunia setelah The Girl with the Dragon Tatto (Steig Larsson).

Siapa sangka A Man Called Ove bisa sangat meledak, bahkan sampai diterjemahkan ke dalam 38 bahasa dan menjadi besar di Korea, Jepang, Turki, Latvia, dll. Tak ada yang tahu apa sebabnya, kisah Ove, kakek 59 tahun yang temperamental dan berkali-kali gagal bunuh diri, memikat banyak orang. Yang jelas, ada jalinan persahabatan antara Ove yang sendiri setelah ditinggal pergi Sonja, istrinya, dengan  imigran Iran dan dua putrinya.My Grandmother Asked Me To Tell You She's Sorry

Atria langsung meminta Backman menulis judul lain. Untungnya Backman sigap dan sudah siap dengan naskah  My Grandmother Asked Me to Tell You She’s Sorry, serta lima judul naskah lain. Atria langsung membeli semua naskah Backman. My Grandmother Asked Me to Tell You She’s Sorry  terbit tahun lalu di Swedia dan sudah diterbitkan juga di Indonesia dengan judul sama. Berkisah tentang gadis 8 tahun yang menyampaikan surat-surat permohonan maaf neneknya kepada beberapa kerabatnya. Kisah tentang cinta kasih dalam novel kedua Backman membuat Atria kembali meraup untung.

Bicara tentang Ove, Fredrik Backman mengaku banyak kemiripan antara Ove dan karakternya sendiri yang kurang bisa bersosialisasi, cepat marah tapi tak banyak bicara. Kini setelah menjadi orang terkenal di Swedia dan dunia, Backman tak mau larut dalam pujian. “Saya masih harus terus menulis novel  tanpa beban harus jadi hit atau apalah. Santai saja.” [rst]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>