Once upon a time…

Kalimat pembuka dalam cerita tentang putri cantik, pangeran tampan, kerajaan, kisah cinta yang manis, menjadi dongeng nina bobo yang tak pernah hilang sampai kapan pun. Banyak orangtua masih menceritakannya berulang-ulang.

Once upon a time…

Bisa juga menunjuk pada suatu masa, di suatu tempat yang buruk, kelam, bencana, masyarakat yang bermusuhan, terbelah, dan terjadi kekacauan, dengan pemerintah yang semena-mena. Sepertinya, bukan dongeng nina bobo yang menyenangkan! Namun, kenyataannya banyak penulis yang membuat novel dengan latar belakang kondisi seperti itu. Sudah nonton Hunger Games? Film yang diangkat dari novel itu adalah salah satu contohnya. Dan sebagaimana dalam Hunger Games, akan muncul perlawanan dan sosok pemberontak yang menuntut perubahan keadaan. Suzanne Collins, sang penulis, menampilkan sosok Katnis Evergreen sebagai  penuntut perubahan dan sang pemberontak. Jelas ini bukan genre fantasi, dan bukan pula fiksi ilmiah. Genre yang tepat adalah Dystopia.

Namun, jangan takut dystopia tak hanya akan memaparkan kebobrokan dan keburukan masyarakat. Sisi positif  genre ini adalah kemunculan para pemberani yang bersemangat menciptakan perubahan ke kondisi lebih baik.

Hal yang paling menonjol pada genre  dystopia adalah struktur masyarakat. Dalam Divergent Trilogy, Veronica Roth membagi masyarakat menjadi lima jenis menurut karakteristik. Candor (jujur), Erudite (genius), Amity (suka damai), Dauntless (pemberani), dan Abnegation (penolong tanpa pamrih). Divergent sendiri adalah kelompok di luar kelima golongan itu, yang memicu kekacauan.  Tris, sang tokoh utama, berjuang untuk menghentikannya.Web foto-reckoners trilogy

Lain lagi dengan kehidupan  masyarakat dalam The Reckoners Trilogy. Brandon Sanderson menceritakan dua kelompok masyarakat yang terpecah  karena kehadiran Calamity. Kelompok Epic mendapatkan dampak kekuatan dari Calamity, sedangkan kelompok lain tersingkir di bawah tanah menjadi sasaran teror Epic. Pemberontak remaja bernama David maju menghadapi teror para Epic.

Karena bicara tentang struktur masyarakat dan pemerintahan, dystopia lebih cocok untuk pembaca remaja dan dewasa. [rst]