99u-maximize-your-potentialJudul : Maximize Your Potential

Penulis : 99U

Penerbit : Noura Books

Cetakan : 1, Oktober 2016

Tebal : 261 halaman

ISBN : 978-602-385-010-5

Setiap kemampuan harus terus dikembangkan agar tidak terlindas zaman yang cepat berubah. Hanya, tidak semua orang tahu yang harus dilakukan untuknya. Buku seri 99U Maxime Your Potential ini akan memandu pembaca. Ada sederet kiat praktis dari para pemikir kreatif terkemuka dunia berbagai kunci menghadapi persaingan ketat abad ini, di antaranya cara menciptakan peluang, keluar dari zona nyaman, bangkit dari kegagalan, mengembangkan keahlian baru, mengambil risiko, dan membangun jaringan.

Pertama-tama seseorang perlu mendapat keahlian baru. Kemampuan untuk terus-menerus terbuka pada bidang pembelajaran baru demi masa depan (hlm 26). Namun, saat sudah memilih suatu jalan, kadang orang baru tersadar telah sampai di tempat salah.

Keberanian terus mengasah keahlian baru akan membuat orang menjadi lebih berkembang dan siap mengahapi segala risiko. Ini modal penting untuk menjadi pakar. Para psikolog telah meneliti pakar dari setiap bidang mulai atletik, seni, sampai bisnis. Mereka menemukan seperangkat prinsip umum: jika ingin menjadi ahli suatu bidang, tidak bisa melakukannya dalam tahap otonom.

Para pakar menggunakan strategi menjaga diri agar tetap di luar tahap otonom. Artinya, yang cenderung dilakukan para ahli di bidangnya saat berlatih adalah bekerja di luar zona nyaman dan mempelajari diri saat gagal. Misalnya, di bidang musik. Sebagian besar musisi senang memainkan bagian yang dikuasai. Namun, musisi hebat cenderung fokus pada bagian yang sulit, belum dikuasai. “Cara menjadi lebih baik dalam sebuah keahlian dengan memaksa diri berlatih sedikit di luar batas diri” (hlm 80).

Banyak orang kreatif mengikuti kata-kata Einstein,“Segala yang benar-benar hebat dan menginspirasi diciptakan pribadi yang bisa bekerja dalam kebebasan.” Namun, jika pandangan ini diikuti secara ketat, orang bisa kehilangan bantuan berharga yang dapat meningkatkan pekerjaan.

Pekerja di dunia kreatif dan sulit mendapat masukan teratur dari orang lain harus mencari teman seperjalanan didasari kejujuran. Kualitas hubungan, jabatan organisasi, kepribadian, dan sebagainya, sering menghambat terciptakan hubungan efektif dan produktif karena ketidakjujuran dalam memberi penilaian atau masukan (hlm 118).

Ketika seseorang sudah berani mengambil peluang, terus meningkatkan keahliannya, dan membangun jaringan luas harus dilanjutkan. Dia harus berani mengambil risiko. Buku ini memberi contoh tentang pertunjukan musikal Spider-Man, Turn Off the Dark yang dinilai gagal dan banyak masalah di awal. Saat itu, produser bisa saja menghentikan pertunjukan. Namun, Jeremiah Harris dan Michael Cohl, sang produsen, tetap melanjutkan.

Mereka mencari umpan balik penonton, merevisi naskah, dan para komposer menulis lirik baru. Saat pertunjukan ditampilkan lagi, Cohl mengatakan, “Kabar buruknya, biaya pertunjukan sangat mahal. Kabar baiknya, kami tak akan berhenti dan akan menjadikannya sukses.” Dalam beberapa bulan kemudian, Spider-Man termasuk di antara pertunjukan peraih keuntungan tertinggi di Broadway (hlm 185). Ini menggambarkan arti penting keberanian untuk terus berusaha meski telah gagal sehingga berbuah manis.

Buku menyimpan kunci-kunci penting yang harus dipikirkan dan dilakukan untuk mengembangkan bakat sesuai potensi.


 

Resensi ini dibuat oleh Al-Mahfud, lulusan Tarbiyah STAIN Kudus dan telah dimuat di koranjakarta.com pada 24 Januari 2017