DSC_0038

Melanjutkan kebijakan mantan Menteri Pendidikan & Kebudayaan, Anies Baswedan, gerakan 15 menit membaca sebelum kegiatan sekolah dimulai, tetap dilaksanakan banyak sekolah. Salah satu sekolah yang menerapkan gerakan Membaca 15 Menit adalah SDN 1 Allakuang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

“Dengan kebiasaan membaca 15 menit sebelum belajar, anak jadi cepat dalam menyelesaikan ulangan bahkan mengerjakan ujian kelulusan. Selain itu terdapat perubahan dalam tutur bahasa berkomunikasi dan perilakunya. Di sekolah saya dulu sering terjadi perkelahian siswa antar kelas tetapi sekarang sudah tidak ada lagi,” ujar Kepala Sekolah Muhammad Basri.

Lebih jauh, salah satu alasan dilanjutkannya gerakan ini adalah kenyataan bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Bahkan menurut studi di Amerika, peringkat Indonesia ada di urutan ke 60, dari 61 negara yang disurvei dalam hal minat baca. Maka Anies Baswedan membebaskan buku apa pun boleh dipilih siswa agar anak mau membaca.

Seri Mindy - Mama Jangan TakutIkut mendukung gerakan baca 15 menit bagi anak usia dini, Noura Publishing menerbitkan Seri Mindy, seri buku anak dengan cerita ringan dan bergambar. Seri Mindy terdiri dari beberapa judul antara lain Aku Ingin Bertualang, Mama Jangan Takut, dan Papa Jangan Jail, berisi cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mama Jangan Takut, misalnya mengajak anak menghormati Ibu. Papa Jangan Jail, adalah ajakan untuk menumbukan rasa sayang kepada  Ayah. Diharapkan, dimulai dari membaca cerita yang singkat,  anak pada akhirnya terbiasa membaca dan gemar membaca.

Selain Seri Mindy, Noura Publishing juga baru menerbitkan seri lain yang cocok untuk gerakan 15 menit membaca, yaitu dongeng Pak Raden. Judul yang telah terbit adalah Pedagang Peci Kecurian dan Seribu Kucing untuk Kakek. Kedua buku ini ditulis dan digambar sendiri oleh Suyadi alias Pak Raden.pak raden seribu kucing

Jika para guru di sekolah sudah mau mengajak anak gemar membaca, dan banyak penerbit sudah menerbitkan buku anak dengan kemasan menarik,  maka  orangtua di rumah juga harus peduli dengan pentingnya kegiatan membaca pada anak.

Bapak, Ibu, ayo ikut gerakan baca 15 menit. Sediakan buku di rumah, khususnya untuk anak-anak! [rst]