NAK1

Your Sin Is Not Greater Than God's MercyKita sudah terbiasa melakukan shaum Ramadan.  Namun, sudah adakah  peningkatan kualitas shaum dan ibadah kita di bulan Ramadan dari tahun ke tahun? Ingat, Ramadan bukan kompetisi meraih kemuliaan bulan suci dengan sesama saudara Muslim, tapi Ramadan adalah kompetisi dengan diri kita sendiri untuk meraih kemuliaan.

Nouman Ali Khan memberikan tujuh poin utama agar Ramadan kita lebih baik:

  1. Jauhi hal-hal yang membuat kita lalai. Untuk sementara selama Ramadhan, hapus beberapa aplikasi di smartphone, dan perbanyak mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an lewat gadget kesayangan.
  2. Mulailah menghafalkan Al-Quran. Caranya, dengarkan MP3 Al-Quran yang ingin dihafal, bacalah 10 kali sambil melihat kitab. Ulangi 10 kali tanpa melihat mushaf. Jika sudah hafal, lanjut ke ayat berikutnya. Ulangi baca bersama ayat sebelumnya yang sudah dihafal sebanyak 10 kali. Itulah cara menghafal Al-Quran.
  3. Hafalkan beberapa doa praktis untuk diamalkan sehari-hari, misalnya doa becermin, masuk/keluar kamar mandi, sesudah/sebelum makan untuk meningkatkan dzikir kepada Allah Swt.
  4. Jangan berlebihan dalam makan. Para suami tidak menyuruh istri masak spesial yang mengharuskan waktunya dihabiskan di dapur. Untuk yang memasak/mengerjakan pekerjaan rumah, lakukan sambil mendengarkan Al-Qur’an, tafsir, atau kajian Islam, atau sambil mengulang hafalan Quran.
  5. Jangan berlebihan menyajikan makanan dan makan berlebihan setelah buka puasa. Ikutilah sunnah Rasul, mengisi sepertiga perut dengan makanan, sepertiga dengan air, dan sepertiga lainnya untuk udara.
  6. Tidak begadang dan melewatkan salat Subuh, tidak nongkrong setelah salat tarawih, dan memastikan diri salat Subuh dan ‘Isya berjamaah di masjid.
  7. Prioritaskan Allah Swt. dan bersyukur kepada-Nya.  Apapun yang kita lakukan, prioritasnya adalah mengagungkan Allah. Jangan sampai kita bersosialisasi, buka bersama, tapi ujung-ujungnya lupa kepada Allah Swt., menunda-nunda shalat.

Semoga nasihat Nouman Ali Khan ini menjadikan semangat Ramadan lebih bermakna, dan menambah kecintaan dan pengetahuan kita tentang Al-Qur’an. Jangan sampai Ramadan berakhir, tanpa menjadikan kita bertambah cinta kepada Al-Qur’an. [rst]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>