blog.nature.org

Seorang ayah pergi berjalan-jalan ke sebuah taman dengan anaknya yang masih kecil. Di taman itu ada seekor burung yang sedang hinggap di pohon. Sang anak bertanya, “Ayah, itu apa?”

Ayahnya menjawab, “Itu burung gagak, Nak.”

Anaknya kemudian melihat burung gagak yang lain di taman itu, dan bertanya, “Ayah, itu apa?” Ayahnya menjawab, “Itu burung gagak.” Lagi-lagi anaknya bertanya, “Ayah itu apa?”, dan lagi-lagi ayahnya menjawab, ” Burung gagak.” Hingga 30 kali sang anak menanyakan pertanyaan yang sama, dan ayahnya memberi jawaban yang sama, dengan tersenyum. Sepulang dari taman, sang ayah menulis di buku harian 30 kali anaknya menanyakan hal yang sama.

Waktu berlalu, 30 tahun kemudian. Sang anak sudah menjadi pria dewasa berusia 32 tahun. Suatu hari, ayahnya menghubungi dan memintanya untuk mengantarnya berjalan-jalan ke sebuah taman—taman yang sama mereka datangi 30 tahun sebelumnya. Dan sang ayah mulai bertanya sambil menunjuk seekor burung gagak, “Nak, itu apa?” Dengan nada ketus sang anak menjawab, “Ayah, itu kan burung gagak!” Lalu ayahnya bertanya lagi, “Nak, itu apa?” Anaknya langsung emosi, dan menjawab, “Ayah, aku banyak pekerjaan di kantor, dan kamu memintaku menemani berjalan-jalan ke taman untuk menjawab pertanyaan itu?”

Sang ayah menunduk sedih. “Hanya dua kali bertanya dan kau sudah tidak tahan? Dulu kau bertanya kepadaku 30 kali pertanyaan yang sama, dan aku menjawab 30 kali jawaban yang sama, tanpa marah.”

Apa yang sudah kita berikan kepada orangtua kita? Mereka hidup untuk kita. Mereka berikan seluruh hati, waktu, dan pikirannya untuk kita. Mereka selalu ingat hal-hal kecil tentang anaknya, namun kita, seringkali tak ingat untuk menelepon atau mengunjunginya, setelah kita sibuk dengan urusan sendiri.

Kisah itu terdapat di salah satu video dari sekian banyak ceramah Nouman Ali Khan, da’i muda pendiri Bayyinah Institute, di AS.  Pernah berkunjung ke Indonesia, Nouman Ali Khan dikenal juga  sebagai penulis buku, antara lain Your Sins Is Not Greater than God’s Mercy  dan Revive Your Heart: Putting Life in Perspective. Dia telah banyak memberikan inspirasi lewat ceramah-ceramahnya yang mengupas banyak hal dari sisi Al-Qur’an dengan cara menyenangkan. [rst]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>